Hal itu sebagai daya dorong untuk mewujudkan ketahanan pangan hingga berdaulat pangan.
“Diharapkan kita ke depan dapat selalu kompak dan guyub serta mengedepankan gotong royong, sehingga ini terlihat hasilnya. Mudah-mudahan prinsip-prinsip dasar sosial itu dapat terjaga untuk memastikan dan meyakini kita terus memilik sumber pangan yang baik,” jelasnya.
Baca Juga: Kondisi Bahan Pokok di Provinsi Banten Cukup Terkendali Dan Stabil
Sementara, Kepala Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDM), Dedi Nursyamsi mengatakan Provinsi Banten merupakan salah satu sentra produksi beras nasional.
Bahkan untuk bulan Maret ini diperkirakan akan ada surplus sebanyak 40.000 ton.
“Artinya Provinsi Banten adalah andalan beras nasional. Terkait kualitas saya lihat pasca panen cukup lumayan, saya lihat petani sudah bahu membahu bersama pihak terkait," ujarnya.
"Soal kualitas gabah dan beras menurut saya Banten ini termasuk paten, meskipun ada kesulitan karena kita panen ini masih ada hujan, dan ini kita antisipasi terutama menggunakan pengering gabah,” sambungnya.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid menyampaikan, hari ini panen raya padi secara serentak di Provinsi Banten dilakukan pada tiga daerah, sedangkan untuk Sabtu (11/3) akan dilakukan panen raya padi serentak di Desa Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang dengan luas lahan sekitar 41 hektar.
Baca Juga: Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan,Pemkot Surabaya Jalin Kerjasama Antar Daerah (KAD)
"Untuk di Desa Tenjoayu, Kabupaten Serang dengan hamparan seluas 75 hektar, kemudian di Kabupaten Pandeglang terutama Desa Mekarsari dengan hamparan seluas 60 hektar, selanjutnya di Kabupaten Lebak tepatnya di Desa Bolang dengan hamparan 100 hektar," katanya.
Selanjutnya, luas panen padi di Provinsi pada 4 (empat) kabupaten seluas 56.818 hektar dan ditambah luas panen di Kota Serang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang seluas 2.853 haektar.
Sehingga luas panen selama bulan Maret 2023 di Provinsi Banten seluas 59.671 hektar.
"Itu menghasilkan 311.168 ton Gabah Kering Giling atau setara beras 179.450 ton. Produksi beras pada bulan Maret sebesar 179.450 ton, sedangkan untuk kebutuhan secara rata perbulan mencapai 110.000. Bahkan mengalami kelebihan produksi selama bulan Maret sebesar 40.550 ton beras," tandasnya. (***)
Artikel Terkait
Tingkatkan Kualitas,Poli THT RSUD Kota Tangerang Miliki Fasilitas Terlengkap di Provinsi Banten
Jelang Ramadhan, Optimalkan Peran Baznas Provinsi Banten
Proyek Strategi Nasional Memunculkan Pusat Pertumbuhan Baru Provinsi Banten
Provinsi Banten Optimalkan Pelaksanaan Anggaran Tahun 2023
Ini daftar 7 Rumah Sakit Yang MOU Dengan Pemerintah Provinsi Banten