Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa revitalisasi ini merupakan realisasi program hasil cepat (quick win) Presiden Prabowo Subianto. Secara nasional, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp16,9 triliun untuk 16.171 satuan pendidikan.
“Secara bertahap diharapkan selesai pada akhir Januari 2026. Dengan revitalisasi, kita dapat memiliki sarana dan prasarana yang bermutu untuk pembelajaran yang berkualitas,” paparnya.
Untuk tahun 2026, Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa DPR RI telah menyetujui revitalisasi lanjutan untuk sekitar 11.700 satuan pendidikan dengan anggaran sekitar Rp11 triliun.
Presiden juga menargetkan penambahan hingga total 71 ribu satuan pendidikan yang diharapkan rampung pada tahun 2029.
Baca Juga: KLHK Turun ke Tangsel, 140 Pendamping Diterjunkan Percepat Pengelolaan Sampah
Menutup kegiatan tersebut, Bunda PAUD sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, berharap program ini memberikan dampak nyata. Ia mengajak seluruh ekosistem pendidikan untuk berkolaborasi menjaga fasilitas yang telah dibangun.
“Menjadikan sekolah aman dan nyaman adalah tanggung jawab bersama. Saya mengajak peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta ramah anak,” pungkas Tinawati.
(***)
Artikel Terkait
Kelurahan Pondok Kacang Timur Garcep Olah Sampah Organik Lewat Teba dan Biopori
Parigi Baru Perkuat Pengelolaan Sampah, Teba Organik dan Biopori Digencarkan
3 Poin Aspirasi Mahasiswa di Kalsel ke Wapres Gibran, dari Skandal Izin Tambang hingga Minimnya Sumur Resapan Banjir
Beredar Video 2 Warga di Jakarta Utara Diduga Dianiaya Pemotor yang Tak Terima Ditegur saat Melewati Genangan Banjir
Gubernur Andra Soni Apresiasi Siswa Peraih Juara I Lomba Cerdas Cermat BPK RI