Baca Juga: Tangis Balita Jadi Akhir Tragis: Ayah Kandung Tega Aniaya Hingga Tewas di Ciputat Tangsel
Respons Warga dan Imbauan Kepolisian
Kasus ini memantik reaksi keras dari masyarakat yang menilai tindakan para opang tidak hanya melanggar hukum, tapi juga tidak berperikemanusiaan.
Terlebih, korban adalah keluarga yang membawa bayi dalam situasi hujan deras.
Kapolresta Tangerang juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menggunakan moda transportasi dengan aman dan melaporkan segera jika menemukan praktik premanisme atau intimidasi.
“Kami tidak akan mentoleransi bentuk intimidasi apa pun di ruang publik. Laporkan jika ada kejadian serupa, kami akan bertindak tegas,” tutup Indra Waspada.
(***)
Artikel Terkait
UPTD PPA Tangsel Ungkap Fakta Mengerikan: Kekerasan Banyak Terjadi di Rumah, Sekolah, hingga Ruang Publik
Tangsel Bergerak Cepat! Jalan Lingkar Selatan Setu Diperbaiki Demi Kenyamanan Warga
Pemkot Tangsel Bedah Jalan Griya Loka Raya Sepanjang 4,2 Km, Dibeton K-350 Tahan 30 Tahun!
Tangsel Kirim 500 Ton Sampah ke Pandeglang Tiap Hari! Kerja Sama Bersejarah Resmi Dimulai
Korpri Run 2025 di Anyer Sukses Besar! Bupati Serang: Hunian Hotel Naik, Ekonomi Warga Meningkat!