Tangerang, bidiktangsel.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya bersama tim identifikasi Ditreskrimum menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis terhadap wanita berinisial APSD (22) yang ditemukan membusuk dalam kondisi tangan terborgol di semak-semak wilayah Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Rekonstruksi ini berlangsung pada Selasa (22/7/2025) di rumah kontrakan pelaku utama, RRP (19), yang berlokasi di Kampung Lamping Kancil, Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk.
Dalam proses rekonstruksi yang memperagakan sebanyak 66 adegan, tiga pelaku dihadirkan langsung di lokasi, yakni RRP (19), IF (21), dan AP (17).
Ketiganya menjalani serangkaian adegan mulai dari awal perkenalan pelaku dan korban pada tahun 2022, hingga momen keji saat korban dihabisi dengan alat tajam dan diborgol sebelum jasadnya dibuang ke kebun belakang rumah.
Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan warga berbondong-bondong menyaksikan proses rekonstruksi dari luar pagar.
Baca Juga: Bupati Serang Ratu Zakiyah Sampaikan Poin Penting, Pencegahan Tenaga Migran non-Prosedural
Warga yang marah dengan aksi para pelaku kerap meneriaki mereka agar dijatuhi hukuman mati.
Desakan ini muncul karena aksi para pelaku dinilai sangat keji, serta merusak nama baik kampung.
“Dia itu bukan warga sini, asli Cilenggang. Cuma ngontrak di sini. Malah bikin nama kampung kami jelek! Hukum mati aja!” ujar Titi (47), salah satu warga dengan nada tinggi.
Tak hanya itu, beberapa warga mengaku mengenal pelaku RRP sebagai sosok yang sangat tertutup. Ia diketahui bekerja sebagai kurir paket, namun nyaris tak pernah berinteraksi sosial.
Baca Juga: Janjikan Masuk Honorer Tak Terbukti, PNS Kesbangpol Tangsel Terancam Dilaporkan Terima Rp 35 Juta
Nurasiyah (42), tetangga pelaku, menyebutkan bahwa keluarga pelaku pun jarang bergaul.
“Anaknya tertutup banget. Kurir sih, tapi nggak pernah nyapa. Keluarganya juga pendiam. Ada adiknya cewek, masih SMA kelas 1,” ucap Nurasiyah.
Artikel Terkait
Pimred Award 2025: Benyamin Davnie Dianugerahi Wali Kota Terbaik Bidang Informasi Publik
Menteri Fadlizon Terima Penghargaan Pena Emas 2025, FPRMI Apresiasi Dedikasi Literasi Kebangsaan
Bedah Buku Margono Djojohadikusumo: HMU Kurniadi Ungkap Proses Riset Mendalam dan Peran Keluarga
Tangsel Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Banten 2026, 45 Cabor dan Sejumlah Venue Dipersiapkan
Tugas Anak Hanya Belajar, Sekolah Gratis SMA/SMK Banten Ringankan Beban Orang Tua