Baca Juga: Tawarkan Perumahan Dengan View Gunung Pancar, Sentul City Sasar Pasar Tangsel
“Target kami bukan hanya membangun skill, tapi menanamkan mindset entrepreneur sejak dini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan ekonomi global,” imbuh Irfan.
Meski lahir di Banten, program ini dirancang untuk menjadi gerakan nasional. Irfan menyebut, kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar juga akan disasar dalam ekspansi program di tahun mendatang.
“Kami ingin Indonesia Muda Preneur menjadi lokomotif gerakan anak muda produktif di seluruh Indonesia,” terang Irfan.
Baca Juga: Pendaratan Miring Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Jadi Sorotan, Netizen Puji Ketenangan Pilot
Inisiatif pengembangan wirausaha sebagai bagian dari pembangunan SDM di Banten menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas dalam menghadapi krisis ketenagakerjaan muda.
Dengan visi inklusif dan pendekatan komunitas, Provinsi Banten membuka jalan menuju masa depan ekonomi yang lebih kuat dan berkeadilan. (***)
Artikel Terkait
Walikota Tangsel Tanggapi Kritik Fraksi Golkar Soal SiLPA 2024, Janji Evaluasi dan Koreksi APBD Tahun Depan
Pemkot Tangsel Tegaskan Komitmen Transparansi dan Prioritas Anggaran dalam Rapat Paripurna Tanggapan RAPERDA LKPJ APBD 2024
Jawaban Wakil Wali Kota Tangsel dalam Rapat Paripurna DPRD: Tegaskan Komitmen Transparansi Pengelolaan APBD 2024
Kritik Fraksi Golkar Tangsel terhadap SILPA Terkesan Asal-asalan
Pemkab Serang dan Brebes Jalin Kerja Sama Strategis untuk Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah