Kabupaten Serang, bidiktangsel.com – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, melaksanakan deklarasi pembentukan Satuan Tugas Pungutan Liar (Satgas Pungli) Ketenagakerjaan di Aula Kantor Desa Ciagel, Kecamatan Kibin.
Kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas dalam 100 hari kerja Bupati-Wakil Bupati Serang periode 2025-2030.
Deklarasi yang berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2025, ini dihadiri oleh berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat, termasuk Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Agus Wahyudiono, serta Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko.
Baca Juga: Semangat Idul Adha: DJP Banten Salurkan 1.293 Paket Daging Kurban untuk Warga dan Pegawai Nonorganik
Selain itu, turut hadir pula Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, serta berbagai perwakilan industri dan masyarakat, seperti PT Nikomas Gemilang, Forum HRD Kawasan Modern Cikande, dan sejumlah kepala desa dari Kecamatan Kibin.
Menanggapi Pengaduan Masyarakat
Satgas Pungli Ketenagakerjaan dibentuk sebagai respons terhadap banyaknya pengaduan masyarakat terkait praktik pungutan liar (pungli) di dunia industri.
Bupati Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memberikan solusi konkrit dalam pemberantasan pungli yang merugikan banyak pihak, terutama para pekerja dan calon pekerja.
"Ini adalah salah satu usaha kami untuk mengawali pemberantasan pungli yang ada di dunia industri," ujar Ratu Zakiyah usai pembacaan deklarasi.
Satgas Pungli Ketenagakerjaan ini melibatkan kolaborasi antara berbagai pihak, mulai dari Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), Inspektorat, Disnakertrans, hingga akademisi dan praktisi hukum, untuk memastikan keberhasilan implementasi.
Kolaborasi Semua Pihak untuk Pemberantasan Pungli
Dalam sambutannya, Ratu Zakiyah menyebutkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk keberhasilan program ini.
Satgas Pungli Ketenagakerjaan diharapkan bisa berfungsi secara efektif dan luas dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk melalui sosialisasi oleh kepala desa kepada warga.
Artikel Terkait
Guru Besar UIN Jakarta Ajak Bangun Tangsel dengan Semangat Kurban
Wawancara Lima Calon Sekda Provinsi Banten Rampung, Tahap Pleno Segera Dimulai
Sholat Idul Adha 1446 H di Masjid Raya Al-Bantani: Momentum Spiritualitas dan Solidaritas Umat
“Pemberitaan Itu Hoaks”: Gubernur Papua Barat Daya Klarifikasi Isu Kerusakan Lingkungan di Pulau Gag
Kedatangan Timnas Indonesia di Jepang Disambut Meriah: Bukti Kuatnya Dukungan Diaspora Garuda