Baca Juga: Maknai Idulfitri di Tangsel, Pilar: Saatnya Menguatkan Silaturahmi, Mengokohkan Kebersamaan
New York Times berargumen bahwa OpenAI telah mengumpulkan dan mereproduksi berita mereka tanpa memberikan kompensasi yang adil.
Jika Ghibli memutuskan untuk menempuh jalur hukum, mereka bisa menggunakan pendekatan serupa, yakni bahwa OpenAI menggunakan dan melatih AI mereka dengan gaya seni Ghibli tanpa persetujuan resmi.
Namun apakah Ghibli akan menggugat?
Hingga saat ini, Studio Ghibli belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan gugatan terhadap OpenAI.
Baca Juga: Gubernur Banten Apresiasi Petugas Kesehatan yang Bertugas di Hari Raya Idul Fitri 1446 H
Namun, melihat sikap keras Hayao Miyazaki terhadap AI, ada kemungkinan bahwa mereka sedang mempertimbangkan langkah hukum.
Jika Ghibli benar-benar mengajukan gugatan, hal ini bisa menjadi kasus penting dalam dunia AI dan hak cipta.
Keputusan hukum dalam kasus ini dapat menentukan bagaimana teknologi AI diizinkan untuk menggunakan dan mereplikasi gaya seni di masa depan.
Sementara itu, tren gambar Ghibli di ChatGPT terus berkembang.
Dunia kini menunggu apakah Studio Ghibli akan mengambil langkah hukum atau membiarkan tren ini berlalu begitu saja. (***)
Artikel Terkait
Sholat Ied di Alun alun Kramatwatu, Bupati Serang Sampaikan Pesan Ini
Situasi Kamtibmas Malam Takbiran 2025 di Banten: Forkopimda dan Kapolri Pantau 843 Titik Keamanan
Gubernur Banten Andra Soni Gelar Open House Idul Fitri 1446 H, Warga Antusias Hadiri Halal Bihalal
Wakil Gubernur Banten Melaksanakan Salat Idul Fitri 1446 H di Masjid Agung Ar Rahman Pandeglang
Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H di Lapangan Tiga Berlian, Ciater Serpong: Sebuah Refleksi dan Syukur