Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Garam di Kabupaten Serang, Dorong Swasembada Nasional

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 10 Januari 2025 | 22:02 WIB
Melakukan kunjungan kerja untuk memastikan ketersediaan garam nasional.
Melakukan kunjungan kerja untuk memastikan ketersediaan garam nasional.

Kota Serang, bidiktangsel.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan bersama Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf melakukan kunjungan kerja di PT Ainul Hayat Sejahtera, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Jumat (10/1/2025).

Kegiatan ini turut didampingi oleh Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan garam nasional sebagai langkah strategis mendukung swasembada pangan di Indonesia.

Baca Juga: Ketersediaan Pupuk di Banten Memadai, Pj Gubernur: Siap Dukung Swasembada Pangan Nasional

"Pada hari ini, kami mendampingi Menko Pangan dan Wamen Kelautan dan Perikanan meninjau langsung pabrik garam di Kabupaten Serang. Hal ini penting untuk memastikan bahwa produksi garam dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional," ujar A Damenta.

A Damenta mengungkapkan bahwa Provinsi Banten berhasil masuk dalam 10 besar produsen garam nasional pada tahun 2023.

Dengan luas lahan garam sebesar 28,4 hektare, Banten mencatat produksi garam mencapai ±603 ton.

Baca Juga: Pemprov Banten Komitmen Dukung Swasembada Pangan Nasional

"Lokasi utama produksi garam di Banten saat ini berada di Kabupaten Serang. Namun, wilayah lain seperti Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Tangerang juga memiliki potensi besar untuk dioptimalkan," tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan memuji kualitas produksi garam di pabrik yang dikunjunginya.

Menurutnya, garam yang dihasilkan memiliki kadar NaCl mencapai 98%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata kualitas garam impor yang berada di angka 95%.

Baca Juga: Bupati Tatu Kukuhkan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Serang 2024-2029: Fokus pada Pemberdayaan dan Kemitraan Strategis

"Kami sangat mengapresiasi hasil produksi garam di pabrik ini. Dengan kualitas NaCl mencapai 98%, ini membuktikan bahwa kita sudah bisa bersaing dengan produk impor. Ini adalah bukti nyata bahwa kita bisa mencapai swasembada garam," tegas Zulkifli Hasan.

Zulkifli juga menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan langkah awal yang sangat positif untuk memastikan Indonesia tidak lagi bergantung pada impor garam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X