Operasi pasar dengan harga terjangkau menjadi solusi yang diupayakan TPID bekerja sama dengan Diskoumperindag dan Bulog Sub Divre Serang.
Febrian juga menyampaikan bahwa Bank Indonesia (BI) Perwakilan Banten telah menyiapkan subsidi ongkos angkut sebagai solusi untuk mengatasi lonjakan harga akibat stok berkurang.
Subsidi ini memungkinkan pengiriman pasokan dari wilayah lain yang memiliki surplus komoditas.
Menjelang Nataru, TPID Kabupaten Serang akan melakukan monitoring harga di dua pasar utama, yaitu Pasar Baros dan Petir, serta mengecek cadangan pangan seperti pakan ternak.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Wujudkan Kota Layak Huni Melalui Program Jamban Sehat dan Inovasi SISENJA
"Kami akan mendatangi pabrik pakan ternak seperti PT Pokphand untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang memengaruhi harga," jelas Febrian.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan BI Banten, Bulog Sub Divre Serang, BPS Kabupaten Serang, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
TPID Kabupaten Serang menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan demi kenyamanan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru. (***)
Artikel Terkait
Menguatkan Toleransi Antar Umat Beragama di Tangerang Selatan: PC IPPNU Gandeng PKUB Kemenag RI dan Yayasan Nurul Baitul Muttaqin
Konferprovlub PWI Banten Segera Digelar di Kota Tangerang, Pemilihan Ketua Baru Jadi Agenda Utama
Pemkot Tangerang Gelar Job Fair Disabilitas 2024, Serap 34 Tenaga Kerja Difabel
Pemkot Tangerang Berdayakan 740 Warga Melalui Pelatihan Kewirausahaan Gratis Sepanjang 2024
Pemkot Tangerang Kawal Proyek Revitalisasi Pasar Anyar, Progres Mencapai 88,5 Persen