Serpong, bidiktangsel.com – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tangerang Selatan menggandeng Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI (Kemenag RI) dan Yayasan Nurul Baitul Muttaqin untuk memperkokoh semangat toleransi di kalangan generasi muda lintas agama.
Kolaborasi ini diwujudkan dalam acara dialog bertajuk “Gebyar Toleransi dan Bhineka Tunggal Ika dalam Kerukunan Umat Beragama di Tangerang Selatan”, yang digelar di Teater Lantai 3 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Baca Juga: Ucok Abdul Rauf Damenta Dilantik Sebagai Pj Gubernur Banten, Fokus pada Transisi dan Kolaborasi
Acara ini juga didukung oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FITK UIN Jakarta.
Menggugah Semangat Kebhinekaan
Dalam sambutannya, Ketua PC IPPNU Tangerang Selatan, Vivi, menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang toleransi.
“Kebhinekaan tidak bisa dijalankan secara tebang pilih. Hakikat toleransi adalah merdeka untuk saling memahami,” ujar Vivi.
Zainal Ilmi, Kepala Bidang Harmonisasi Umat Beragama PKUB Kemenag RI, mengawali acara dengan menjelaskan tujuh peta jalan PKUB dalam memperkuat kerukunan nasional.
Baca Juga: Tangsel Sejiwa Fest 2024: Semarak HUT ke 16 Tangerang Selatan Meski Diguyur Hujan
Strategi ini meliputi:
- Penguatan regulasi terkait kerukunan umat beragama.
- Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan lembaga keagamaan.
- Peningkatan kapasitas para pemimpin kerukunan.
- Promosi nilai-nilai kerukunan melalui media dan pendidikan.
- Penyediaan data dasar kerukunan di berbagai daerah.
- Penguatan jejaring kerukunan baik nasional maupun internasional.
- Meningkatkan visibilitas PKUB di tingkat global.
Acara yang dipandu oleh Tri Indah Annisa, Founder studiagama.id, menghadirkan sejumlah tokoh agama.
Baca Juga: Rangkaian ALFEST 2024: Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam Bersama Pendidik dan Komite Sekolah
Di antaranya: Prof. Ridwan Lubis, Guru Besar Pemikiran Islam, Paulus Tasik Galle, Mediator Konflik Agama PKUB Kemenag RI, Fachruddin Zuhri, Ketua FKUB Tangerang Selatan.
Para peserta, termasuk tokoh lintas agama seperti perwakilan umat Baha'i, suster Katolik, dan aktivis Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), turut berdialog dalam suasana interaktif.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua PCNU Tangerang Selatan H. Abdullah Mas’ud, Ketua Lesbumi Tangsel, perwakilan Muslimat NU, Ansor-Banser, dan Fatayat NU, yang turut mendukung terciptanya kerukunan dan persatuan antar umat beragama di Tangerang Selatan.
Artikel Terkait
ICCF 2024: Tangsel Jadi Pusat Kreativitas Nasional, Rumah bagi Ratusan Komunitas Kreatif
Pemkab Serang Targetkan 2,9 Juta Kunjungan Wisatawan pada Libur Nataru 2025
Kolaborasi Semua Pihak, Kunci Penurunan Pengangguran Terbuka di Banten
ICCF 2024: Transformasi Tangerang Selatan Menuju Pusat Ekonomi Kreatif Nasional
Penanaman Pohon di Kampung Keranggan: Perkuat Ekosistem Hijau dan Warisan Budaya di Tangsel