Zovi juga menambahkan bahwa acara ini tidak hanya sebatas kompetisi, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran akan potensi peternakan unggas hias Indonesia.
“Ayam ketawa merupakan warisan yang harus kita jaga. Suaranya yang unik adalah aset budaya yang layak mendapat perhatian lebih.”
Kontes Ayam Ketawa menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa pelestarian fauna lokal tak hanya menjadi tanggung jawab komunitas pecinta hewan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah.
Baca Juga: Pj Gubernur Banten Al Muktabar Imbau Masyarakat Waspadai Perubahan Cuaca Fluktuatif
Dengan antusiasme yang besar, diharapkan acara serupa dapat terus digelar, membuka jalan bagi pelestarian ayam ketawa dan meningkatkan potensi ekonomi peternakan unggas hias di Indonesia. (***)
Artikel Terkait
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Harap Forum Ekonomi 2024 Dorong Pembangunan Daerah yang Lebih Inklusif
Pemkab Serang Tuntaskan 14.492 RTLH Sejak 2016, Kini Fokus pada Satu Data Penanganan
OJK Resmikan Kantor Perwakilan Baru di Provinsi Banten, Dorong Ekonomi Daerah
Polres Tangerang Selatan Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Amankan 7 Tersangka
Pj Gubernur Banten Apresiasi Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 yang Berlangsung Damai