Sedekah Laut: Tradisi Pesisir yang Warnai Festival Pesisir dalam Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-392

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 7 Oktober 2024 | 11:55 WIB
Larung Laut menjadi salah satu prosesi adat yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.
Larung Laut menjadi salah satu prosesi adat yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.

Tangerang, bidiktangsel.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-392, tradisi Sedekah Laut atau Larung Laut menjadi salah satu prosesi adat yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.

Prosesi ini digelar pada Minggu (6/10/2024) di kawasan Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, sebagai bagian dari rangkaian Festival Pesisir.

Camat Teluk Naga, Zam Zam Manohara, menjelaskan bahwa Sedekah Laut merupakan bentuk ungkapan syukur masyarakat pesisir kepada Allah SWT atas rezeki yang melimpah dari laut, yang menjadi sumber kehidupan utama bagi warga setempat.

Baca Juga: Kondisi Hutan Kota Witana Harja Pamulang: Minim Perawatan, Dinas LH Tangsel Diminta Bertindak

"Sedekah Laut ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga wujud rasa syukur atas hasil laut yang melimpah. Tradisi ini telah berlangsung secara turun-temurun dan selalu dinantikan oleh masyarakat," ujar Zam Zam.

Dalam prosesi tersebut, hasil bumi dilarung ke laut sebagai simbol penghormatan dan doa agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan selama berlayar.

Tradisi ini juga dipercaya sebagai cara menjaga keseimbangan alam dan menghormati laut sebagai sumber penghidupan.

Baca Juga: Tingkatkan Infrastruktur Jalan, Pemkot Tangsel Lakukan Patching Beton di Ruas Jalan Yapen

Zam Zam menambahkan bahwa melalui prosesi ini, masyarakat ingin mengingatkan generasi muda tentang pentingnya menjaga kelestarian alam serta melestarikan tradisi leluhur yang sarat makna.

"Ini adalah warisan budaya yang harus terus kita pertahankan," tegasnya.

Kepala Desa Tanjung Pasir, Arun, juga menyoroti pentingnya tradisi Sedekah Laut bagi masyarakat setempat. Ia menjelaskan bahwa tradisi ini telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat pesisir, dan kini menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Tanjung Pasir.

Baca Juga: Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sebut Peran Keluarga Penting Dalam Pengelolaan Sampah

"Kami berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menarik lebih banyak wisatawan melalui Festival Pesisir," kata Arun.

Festival Pesisir yang diisi dengan berbagai acara seni dan budaya turut menyemarakkan perayaan Hari Jadi Kabupaten Tangerang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X