Pemerintah Provinsi Banten Siapkan Langkah Antisipasi Hadapi Kekeringan Lahan Pertanian

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 16 Juli 2024 | 10:55 WIB
Rapat Pengendalian Inflasi yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian, secara virtual di Pendopo Gubernur KP3B Curug, Kota Serang.
Rapat Pengendalian Inflasi yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian, secara virtual di Pendopo Gubernur KP3B Curug, Kota Serang.

"Upaya mitigasi risiko kekeringan sangat penting, terutama saat wilayah Provinsi Banten memasuki musim kemarau yang diprediksi terjadi pada bulan Juli hingga September," jelas Agus.

Penggunaan pompanisasi telah meningkatkan Perluasan Areal Tanam (PAT) hingga saat ini mencapai 24.000 hektar. Diharapkan dengan pemasangan 1.163 unit pompanisasi dan 338 unit Irpom, luasan PAT bisa mencapai 70.000 hektar.

Baca Juga: Yaga Yingde Bantu Pendidikan Anak Berprestasi dan Kurang Mampu di Tangsel

Agus menambahkan, "Puncak panen di Banten diharapkan terjadi pada bulan Agustus dengan luas panen mencapai 49.930 hektar yang diperkirakan menghasilkan 183.837 ton beras. Puncak panen selanjutnya di bulan September dengan luas panen mencapai 56.557 hektar dan perkiraan hasil 208.235 ton beras."

Pemprov Banten berkomitmen untuk terus memantau dan mengoptimalkan distribusi pupuk guna mendukung ketahanan pangan nasional.

"Kami berkomitmen menjaga stabilitas harga beras dan mendukung kelangsungan produksi pertanian di Indonesia," pungkas Virgojanti. (""")

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Pemprov Banten

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X