Jakarta, bidiktangsel.com - Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, menghadiri rapat koordinasi pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edutek Medika Internasional Banten di Ruang Rapat Graha Sawala Gedung Ali Wardhana Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Senin (8/7/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Al Muktabar menekankan pentingnya peran Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung agenda kerja nasional.
Baca Juga: 276 Kades di Serang Dikukuhkan Masa Jabatannya Jadi 8 Tahun oleh Bupati Tatu Chasanah
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kemenko Bidang Perekonomian, atas pembentukan KEK Edutek Medika Internasional Banten. Pemerintah Provinsi Banten akan mengoptimalkan perannya untuk mendukung agenda kerja nasional," ujar Al Muktabar.
Ia juga menambahkan bahwa beberapa poin penting dalam rancangan PP tentang KEK telah disepakati.
"Kita sangat berterima kasih bahwa Provinsi Banten kembali mendapatkan KEK. Kami akan memaksimalkan peran pemerintah provinsi dalam pengembangan kawasan ini," tambahnya.
Pengembangan KEK Edutek Medika Internasional ini akan berfokus pada sektor kesehatan, pendidikan, dan teknologi.
Diharapkan, inisiatif ini tidak hanya mendorong perekonomian wilayah, tetapi juga meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja baru.
"KEK ini akan memberikan dampak besar bagi masyarakat Banten dan Indonesia karena memiliki skala internasional," jelas Al Muktabar.
Pemerintah Provinsi Banten juga akan segera merumuskan agenda teknis untuk skema KEK sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Langkah-langkah ini termasuk akselerasi dengan masyarakat, sinkronisasi, dan koordinasi dengan kabupaten dan kota terkait percepatan pembentukan KEK Edutek Medika Internasional Banten.
Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Sekretaris Negara Nomor: B-315/M/D-1 HK.02.03/07/2024 tanggal 2 Juli 2024 tentang Persetujuan Izin Prakarsa Penyusunan tiga Rancangan Peraturan Pemerintah mengenai Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus.
Selain KEK Edutek Medika Internasional Banten, rapat ini juga membahas Rancangan PP tentang KEK Kesehatan Internasional Batam dan KEK Industri Hijau Bungku.
Artikel Terkait
Pengangkatan Ketua MK Suhartoyo Dibatalkan Secara Hukum
Konfercab XXIV PMII Kota Serang: Gagal Melahirkan Pemimpin Baru
Sekda Kabupaten Tangerang Dorong ASN untuk Terus Berkarya dan Menjadi Teladan
20 Tenaga Kerja Migran Asal Kabupaten Tangerang Berangkat Magang ke Jepang!
Pilar Saga Ichsan: Kolaborasi Kunci Membangun Kota Tangerang Selatan yang Maju dan Sejahtera