Sinergi Pemkab Pandeglang, Pemprov Banten, dan KLHK Bersihkan Pantai Teluk Labuan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 7 Juni 2024 | 21:59 WIB
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan kegiatan bersih - besih di Desa teluk dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan kegiatan bersih - besih di Desa teluk dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia.

Pandeglang, bidiktangsel.com - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk melakukan aksi bersih pantai di Pantai Teluk, Kecamatan Labuan, pada Jumat (7/6/24). Kolaborasi ini juga melibatkan PT. Pertamina Gas Negara (PGN).

Bupati Pandeglang, Irna Narulita, mengungkapkan bahwa kegiatan bersih-bersih di Desa Teluk ini telah berhasil mengangkut ratusan ton sampah, sehingga jumlah sampah di Teluk Labuan terus berkurang.

Baca Juga: PPDB Online Tangsel: Wujudkan Akses Pendidikan yang Mudah dan Transparan

"Alhamdulillah sampah yang menumpuk terus berkurang. Ini merupakan penanganan sampah jangka pendek yang dilakukan oleh seluruh elemen, baik dari jajaran Kabupaten, Provinsi, Kementerian, maupun masyarakat," ungkap Bupati.

Bupati Irna berharap dengan hadirnya semua pihak di Teluk, baik dari KLHK maupun Provinsi Banten, dapat menjadi semangat baru untuk membebaskan Teluk Labuan dari sampah yang telah menumpuk selama puluhan tahun.

"Melalui hari ini, sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Ini adalah kolaborasi pentahelix untuk menjadikan Pandeglang sebagai destinasi wisata nasional. Sampah menjadi dilema besar, dan kita hadir di sini untuk menanganinya," lanjutnya.

Menurut Bupati Irna, pihaknya terus berupaya menyelesaikan masalah sampah di Teluk Labuan dan mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, baik ke laut maupun ke sungai.

Baca Juga: Tangsel Gelar Pelatihan Kader Posyandu untuk Tekan Stunting

"Sampah di sini mencapai belasan ton setiap hari. Kami baru dapat mengangkut sampah selama 3 bulan ini di angka 256 ton," ungkapnya.

Bupati Irna berharap penanganan sampah ke depan dapat memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten dan pusat untuk jangka panjang. Hal ini penting karena jika tidak segera diselesaikan, sampah dari laut akan kembali menumpuk.

"Jangka pendek terus kita lakukan, tapi mengangkut saja tidak cukup. Harus ada langkah jangka panjang agar sampah itu tidak kembali menggunung," imbuhnya.

Penjabat Gubernur (Pj) Banten, Al Muktabar, menyampaikan bahwa solusi sementara yang dilakukan adalah reklamsi sampah untuk pemanfaatan ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga memiliki nilai ekonomis.

Baca Juga: Karya Kreatif Banten dan Digiwara Fun Fest 2024: Dorong Kreativitas dan Ekonomi Kreatif di Banten

"Sampah yang ada akan di-mix dengan pasir dan menjadi kawasan baru menjadi tanah tumbuh. Pemanfaatannya, seperti yang kita lihat, ada duk kapal dan kuliner. Ke depan, kita akan kembangkan sebagai kawasan wisata," ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: @pemkab.pandeglang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X