Kabupaten Tangerang, bidiktangsel.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang memanfaatkan Early Warning System (EWS) dengan perangkat Water Level untuk mendeteksi tinggi muka air sungai dan memaksimalkan deteksi dini bencana banjir.
BPBD Kabupaten Tangerang telah memasang perangkat Water Level di tiga sungai yang melintasi wilayahnya, yaitu Sungai Cimanceuri, Sungai Cidurian, dan Sungai Cirarab.
Perangkat ini mengirimkan informasi ketinggian permukaan air sungai setiap 10 menit sekali kepada Command Center BPBD secara digital melalui internet.
Data dari Water Level ini digunakan untuk memantau ketinggian air di hulu sungai dan potensi luapan air di bantaran sungai. Informasi ini kemudian ditampilkan secara real-time di Command Center BPBD dan digunakan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang tinggal di sekitar sungai.
Herawati, Operator Command Center BPBD Kabupaten Tangerang, menjelaskan bahwa operator akan menyampaikan informasi ketinggian air sungai kepada masyarakat melalui pesan massal (broadcast message).
"Kedepannya tugas operator ini yang menyampaikan kepada masyarakat secara personal melalui Pesan masal (Broadcast massage) sehingga masyarakat yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat mengetahui akan terjadinya banjir dan dapat mempersiapkan diri sekaligus mengantisipasi upaya pengurangan risiko bencana banjir secara mandiri," katanya.
Baca Juga: Menteri Pertanian Kunjungi Peternakan Sapi di Kabupaten Tangerang
Hal ini dilakukan agar masyarakat yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat mengetahui potensi banjir dan mempersiapkan diri untuk mengungsi atau melakukan upaya pencegahan lainnya.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, S.Sos, MT, mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk memasang perangkat Water Level di Sungai Cisadane yang melintasi wilayah Kota Tangerang dan berhilir di Kecamatan Teluk Naga.
"Kita baru memiliki 3 titik Water Level yang terpasang di Sungai Cimanceuri, Sungai Cirarab dan Sungai Cidurian," ujarnya.
Selain itu, BPBD Kabupaten Tangerang juga menjalin kerjasama dengan Pos Pemantau Tinggi Muka Air (TMA) Batu Beulah Rumpin Kabupaten Bogor untuk mendapatkan informasi ketinggian air di hulu Sungai Cisadane.
Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Tangerang Tertibkan Ratusan Bangunan Liar di Sempadan Sungai Jiban
"Sementara untuk Sungai Cisadane yang melintasi wilayah kota Tangerang dan berhilir di wilayah Kecamatan Teluk naga Kabupaten Tangerang belum terpasang, namun saat ini kita sudah mulai mengadakan penjajakan untuk Kerjasama dengan Pos Pemantau Tinggi Muka Air (TMA) Batu Beulah Rumpin Kabupaten Bogor Jawa Barat sebagai Hulu Sungai Cisadane," pungkas nya(***)
Artikel Terkait
Kemenkes Kunjungi Serang, Pantau Penanganan Kasus Kusta
Satu Keluarga di Serang Diduga Terkena Kusta, Dinkes Lakukan Penanganan Cepat
Pj Walikota Serang Beri Bantuan dan Penjelasan Soal Kusta pada Satu Keluarga di Kasemen
Merayakan HUT ke 67 PP Paud GOPTKI: Menuju Generasi Emas Indonesia 2045 yang Sehat, Cerdas, dan Berkarakter
Jingle KPU Pandeglang Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada 2024