"Dengan komitmen yang teguh, kami akan memberikan pelayanan yang berkualitas, sarat inovasi, serta menjunjung tinggi etika dalam praktik medis," ungkap Mukhlis.
Dia menjelaskan, RSUD Tigaraksa memiliki strata tipe C dengan 117 tempat tidur rawat inap yang terdiri dari: 76 tempat tidur kelas tiga yang telah memenuhi Kelas Rawat Inap Standard (KRIS) yang diamanatkan Undang-undang jaminan kesehatan nasional.
RSUD Tigaraksa juga telah disupport oleh tenaga kesehatan sebanyak 78 orang yg terdiri dari tenaga manajemen, dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan dan nakes penunjang lainnya.
Baca Juga: 107 Kepala Desa di Pandeglang Digantikan Pejabat Sementara
"RSUD Tigaraksa ini juga memiliki 12 tempat tidur kelas satu, 6 tempat tidur VIP, 2 tempat tidur VVIP, 16 tempat tidur intensive (ICU, ICCU, HCU, PICCU, NICU), 2 ruang perinatology dan 3 ruang perawatan ibu dan anak serta didukung juga dengan 21 tempat tidur pada Instalasi Gawat Darurat," jelasnya.
Sementara itu, Bang Zaki Iskandar, mengatakan, RSUD Tigaraksa merupakan bagian dari RPJMD Kabupaten Tangerang 2018-2023, di mana sektor kesehatan menjadi salah satu sektor perhatian yang sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.
"Kehadiran RSUD Tigaraksa ini merupakan suatu kebutuhan di bidang kesehatan khususnya masyarakat di sekitar Kecamatan Tigaraksa. RSUD Tigaraksa ini dibangun dengan kualitas bangunan yang sangat baik, dengan didukung pelayanan penunjangnya," tutur Zaki.
Baca Juga: Penjabat Bupati Lebak Ajak ASN Jaga Netralitas untuk Pemilu yang Adil dan Transparan
Zaki berharap semoga kedepannya penjabat Bupati Tangerang bisa melanjutkan program yang ada di RSUD Tigaraksa dengan menambah alat-alat kesehatan dan juga menambah ruang-ruang yang dibutuhkan lainnya. (***)
Artikel Terkait
Buku Diseminasi dan Publikasi Data Statistik Sektoral 2023
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Apresiasi Program Khitanan Masal Baznas
DLH Pandeglang Gelar Bimtek Investasi Lestari untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Di Pandeglang 112 Mahasiswa Dapat Bantuan, Bagi Mahasiswa Studi Akhir S1
Pandeglang Jadi Prioritas Pengembangan Udang Vaname