“Tentu kami sangat dibantu oleh Ibu Bupati melalui Diskoumperindag,” ujarnya.
Tegalmaja menjadi salah satu yang sukses mengembangkan produk anyaman bambu. Bahkan Ikhsan kerap kali diundang ke luar daerah untuk menjadi pembicara dan berbagi ilmu perihal pengembangan hasta karya anyaman bambu.
“Kami memang belum ekspor, tetapi sering ikut pameran-pameran, dan responsnya luar biasa,” ujarnya.
Perihal pemasaran, anyaman bambu Tegalmaja sudah menembus luar daerah, dan tengah pengiriman sampel ke Dubai.
Baca Juga: DIPA dan TKD Tahun Anggaran 2024 Diserahkan Pj Gubernur Banten Al Muktabar
Sementara untuk pembuatan dilakukan di rumah-rumah, dan rutin berkumpul setiap pekan untuk mereview produk yang dibuat. Produknya antara lain, hampers, aneka alat makan, tas, dan lainnya.
“Untuk kendala, memang kita pernah tidak bisa memenuhi kapasitas pemesanan, karena terbatas untuk jumlah perajin. Namun Ibu Bupati terus membuat program pelatihan untuk menambah jumlah perajin,” ujarnya.
Bupati Tatu menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Desa Tegalmaja dalam mengembangkan kerajinan bambu. Ia berharap, dengan dukungan dari pemerintah, kerajinan bambu Tegalmaja dapat terus berkembang dan menembus pasar ekspor. (***)
Artikel Terkait
Publik Apresiasi Pelayanan Kesehatan Kota Tangerang
Program Cageur Jasa, Upaya Pemkot Tangerang Lindungi Kesehatan Masyarakat
Wali Kota Tangsel Minta Dishub Patroli dan Tindak Truk Besar yang Lewat di Luar Jam Operasional
Pemkot Serang dan Pemprov Banten Bersinergi Kembangkan Taman Kota
Diskominfo Kota Serang Gelar Rakor Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik