Pandeglang, bidiktangsel.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang menggelar Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2023.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) lainnya yang berada di Kecamatan Majasari, Banjar, Kaduheuh, dan Cimanuk.
Pembukaan kegiatan UPSK ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta, Kepala Dinsos Pandeglang, Sutoto, serta para camat dan kepala desa dari empat kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya, Sekda Ali Fahmi Sumanta mengapresiasi Dinsos Pandeglang yang telah melaksanakan kegiatan UPSK ini. Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para penyandang disabilitas dan PMKS lainnya.
Baca Juga: DPMPTSP Kota Tangerang Luncurkan Aplikasi SIPAPI untuk Promosikan Investasi
"Program yang sudah dipersiapkan oleh Dinas Sosial sudah berjalan dengan baik sampai saat ini. Hari ini akan di simboliskan dan disampaikan beberapa bantuan alat bantu kepada penerima yang membutuhkan sebanyak 90 Orang di empat Kecamatan," ujar Sekda Ali Fahmi Sumanta.
Kepala Dinsos Pandeglang, Sutoto, mengatakan bahwa UPSK merupakan salah satu program unggulan pemerintah daerah Pandeglang dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.
"UPSK ini merupakan sarana pelayanan sosial yang bergerak untuk menjangkau lokasi penyandang disabilitas atau PMKS lainnya sampai ketingkat desa atau kelurahan dan bertepatan di hari kesetiakawanan Nasional tahun 2023 agar dapat memperoleh pelayanan dan rehabilitasi sosial sesuai dengan kebutuhannya," ujar Sutoto.
Baca Juga: Pemkab Tangerang kebut pembangunan sarana dan prasarana pendukung operasional kapal Neon Moon II
Dalam kegiatan UPSK ini, Dinsos Pandeglang bekerja sama dengan tim terpadu yang terdiri dari para ahli dan pekerja sosial, dokter, perawat, dan konsultan kecamatan. Dari data yang diperoleh, terdapat sekitar 90 orang penyandang disabilitas atau PMKS lainnya yang tersebar di empat kecamatan tersebut. Mereka terdiri dari penyandang disabilitas tubuh, netra, rungu/wicara, dan mental.
Bantuan alat bantu yang diberikan kepada para penyandang disabilitas dan PMKS tersebut berupa 5 buah kursi roda, tongkat ketiak, dan tongkat tangan (walker), serta alat bantu dengar (ABD).
Sutoto berharap, bantuan alat bantu ini dapat membantu para penyandang disabilitas dan PMKS lainnya dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk peduli terhadap sesama, terutama bagi penyandang disabilitas dan PMKS lainnya. (***)
Artikel Terkait
Satpol PP Beri SP3 ke Ratusan Pedagang Pasar Kutabumi, Revitalisasi Segera Dimulai
Agung Priambodo Pamungkas Jabat Ketua PN Pandeglang, Hendhy Eka Chandra Alihkan Tugas
Sekretaris Daerah Kota Serang Beri 4 Pesan di Serah Terima Jabatan
Pegang Peran Penting Soal Kesehatan, Dinkes Tangsel Tingkatkan Kompetensi Ribuan Kader Posyandu
Uji Kompetensi Wartawan Hanya 44% Wartawan yang Kompeten