Paes melanjutkan, Jay Idzes sempat menyebut dirinya tidak peduli siapa yang mencetak gol kemenangan.
"Ini semua untuk Garuda, untuk tujuan besar kita,” lanjut Paes menirukan pidato berapi-api Jay Idzes.
Jay sendiri diketahui menjadi sosok yang cukup disegani di ruang ganti. Dengan gaya bicara yang tenang dan tegas, ia dinilai mampu menanamkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan di antara pemain-pemain Timnas Indonesia.
Di sisi lain, beberapa pemain bahkan menyebut Jay sebagai figur yang menenangkan di tengah tekanan besar yang dihadapi tim.
Baca Juga: Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk dalam RUU Hak Cipta
Bermain untuk 280 Juta Rakyat Indonesia
Maarten Paes mengakui, bermain untuk Timnas Indonesia bukan sekadar soal hasil pertandingan.
Mengambil pelajaran dari pidato Jay Idzes, Paes merasa setiap laga adalah perjuangan membawa mimpi 280 juta rakyat Indonesia yang ingin melihat Garuda terbang ke Piala Dunia.
“Saya pikir, itulah kunci bermain untuk tim nasional kita, berjuang untuk tujuan yang lebih tinggi dan meninggalkan ego karena itu tidak penting,” kata Paes.
Di sisi lain, bagi Jay Idzes, dukungan publik Indonesia menjadi sumber energi utama para pemain.
Tak jarang, ia mengaku masih terkejut dengan antusiasme suporter Tanah Air yang rela begadang untuk menyaksikan laga-laga kualifikasi.
“Kami tahu, para penggemar menaruh harapan besar. Karena itu, kami ingin membalasnya dengan kerja keras di lapangan,” imbuh Jay Idzes.
Artikel Terkait
Pilar Saga Ichsan Tinjau Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Serpong: Pastikan Layak, Steril, dan Siap Bersertifikat Higiene
Kadis DLH Serang di Pusaran Skandal Lingkungan: Dari Limbah Industri hingga Sampah Lintas Daerah
BPK Temukan Kejanggalan Proyek Jalan Ciparay–Cikumpay, FBSB Desak Penegakan Hukum dan Evaluasi Dinas PUPR Banten
Semua Izin Lengkap, Pengembang Balboa Tegaskan Legalitas Pembangunan di Ciputat Sesuai Prosedur
Pemerintah Wacanakan 100 Ribu Kuota Magang Bergaji untuk Percepat Penyerapan Tenaga Kerja Muda