Kemudian menghabiskan uang hanya untuk makanan dan bersenang-senang yang dilakukan secara berlebihan. Sehingga anak perlu diajarkan untuk mengelola uang sejak dini.
Dengan mereka bisa mengelola keuangan mereka maka akan berdampak juga untuk terbentuknya kepribadian mereka yang hemat dan tidak konsumtif khususnya di era globalisasi ini.
Untuk mewujudkan pemahaman tersebut diperlukan adanya dorongan dari dalam diri individu (motivasi intrinsik) dan motivasi dorongan dari lingkungan (motivasi ekstrinsik) lingkungan keluarga. Seseorang dapat menabung atau mengelola keuangan apabila ada dorongan yang kuat dari lingkungan keluarga dan kemauan yang kuat untuk menghasilkan sesuatu.
Jika lingkungan mendukung maka kebutuhan dan keinginin dapat terwujud dengan baik, namun diusahakan mengutamakan kebutuhannya, sebaliknya jika lingkungan tidak mendukung maka pengelolaan keuangannya akan terhambat.
Salah satu untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan membarikan penyuluhan kepada anak-anak Yayasan Sahabat Yatim Rawa Mekar Jaya - Saung (SaYaT), dalam memahami pentingnya menabung dan mengelola keuangan sejak dini.
Menabung perlu dipelajari karena seiring dengan perkembangan zaman, setiap individupun tingkat kebutuhan dan keinginannya akan meningkat, semua pasti membutuhkan laporan keuangan untuk melihat pendapatan dan pengeluaran yang terjadi pada setiap individu.
Ilmu akuntansi juga dapat dipelajari untuk mengelola keuangan mulai dari tingkat sekolah menengah atas dan tingkat perguruan tinggi. Kualitas pendidikan akuntansi harus mengikuti zaman agar lulusannya menjadi seorang akuntan yang dapat mengelola keuangan dengan baik, baik di dunia kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.