Tulus Abadi dari Yayasan Konsumen Indonesia dalam penutup dialog memberikan tanggapannya bahwa permasalahan sampah plastik yang sampai ke laut dan berbagai usaha dalam pengurangannya tentunya diperlukan peran semua pihak. Sampah tidak hanya menjadi cost center tetapi juga dapat menjadi profit center serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Dalam konteks perlindungan konsumen, sangat diharapkan adanya konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab dengan menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan. Sinergi yang berkelanjutan perlu didorong juga melalui perubahan perilaku konsumen sehingga dapat mencapai target bersama untuk mengurangi sampah di laut pada tahun 2025. (Red)