Azis Syamsuddin: Kualitas Penyiaran di Indonesia perlu Dibenahi

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Jumat, 5 Februari 2021 | 20:07 WIB

Jakarta, bidiktangsel.com - Tidak bisa dipungkiri, pemberitaan media kerap menyiarkan tontonan yang di pandang kurang etis dan tidak bermanfaat dalam proses mencerdaskan bangsa. Hal ini pula yang menjadi sorotan DPR.

Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin menegaskan, kualitas konten penyiarkan dipandang kerap mengedepankan hal-hal viral. Tanpa, mempertimbangkan norma-norma etika.

"Tolong dievaluasi. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memiliki otoritasi ini. KPI harus proaktif memberikan peringatan dan evaluasi terhadap tayangan-tayangan televisi yang berdampak negatif terhadap masyarakat. Tentu saja, sesuai mekanisme Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Penyiaran (P3 dan SPS),” tegas Azis Syamsuddin, dalam keterangan resminya, Jumat (5/2/2021).

Sebelumnya, diberitakan beredar adegan acara FTV dengan tik-tok, dimana di samping ibunya yang sedang koma serta variety show yang menunjukan adegan joget yang tidak pantas dan tidak mendidik.

"Sangat disesalkan. Maka, dunia penyiaran harus mampu berkontribusi terhadap proses mencerdaskan bangsa dengan menyalurkan pemberitaan yang sesuai fakta. Hiburan dengan norma-norma masyarakat, sementara seni yang tidak merusak seni itu sendiri," tegas Azis Syamsuddin.

"Jangan asal hanya untuk mencari penonton maka asal menyiarkan tanpa memenuhi aturan-aturan serta norma-norma yang ada,” timpal Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Pada kondisi ini, DPR mendesak KPI untuk meningkatkan pengawasan penyiaran yang dilakukan baik oleh lembaga pemerintah maupun swasta. Lebih lanjut mendesak agar seluruh lembaga mematuhi aturan perundang-undangan yang ada.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X