Menjaga Kehamilan di Masa Pandemi COVID-19

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Selasa, 17 November 2020 | 02:17 WIB

Rendahnya pemahaman ibu hamil tentang upaya pencegahan infeksi COVID-19 selama kehamilan dikarenakan masih beredarnya informasi-informasi palsu di masyarakat luasmengenai COVID-19 termasuk penularan, pengobatan dan pencegahan tertularnya COVID-19.

Melalui Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2020 dikatakan bahwa padakelompok ibu hamil, ibu nifas, ibu memiliki bayi, ibu menyusui dalam upaya pencegahan infeksi COVID-19 memiliki prinsip universal precaution seperti mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir sesering mungkin selama 20-60 detik atau jika tidak ada dapat menggunakan handsanitizer, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, memakai alat pelindung diri (masker),mempraktikkan etika batuk bersin, menjaga kebugaran tubuh dan menjaga kestabilitasan imun tubuh.

Upaya Pencegahan Umum Yang Dapat Dilakukan Oleh Ibu Hamil, Bersalin Dan Nifas :

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sedikitnya selama 20 detik
  • Gunakan hand sanitizer berbasis alkohol yang setidaknya mengandung alkohol 70%, jika air dan sabun tidak tersedia.
  • Cuci tangan terutama setelah Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK), dan sebelum makan
  • Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang belum dicuci.
  • Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit.
  • Saat sakit tetap gunakan masker, tetap tinggal di rumah atau segera ke fasilitas kesehatan yang sesuai, dan jangan banyak beraktivitas di luar rumah.
  • Tutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan tissue. Buang tissue pada tempat yang telah ditentukan. Bila tidak ada tissue, lakukan batuk sesuai etika batuk.
  • Bersihkan dan lakukan disinfeksi secara rutin permukaan dan benda yang sering disentuh.
  • Menggunakan masker adalah salah satu cara pencegahan penularan penyakit saluran napas, termasuk infeksi COVID-19. Akan tetapi penggunaan masker saja masih kurang cukup untuk melindungi seseorang dari infeksi ini, karenanya harus disertai dengan usaha pencegahan lain. Pengunaan masker harus dikombinasikan dengan hand hygiene dan usaha-usaha pencegahan lainnya.
  • Masker medis digunakan untuk ibu yang sakit dan ibu saat persalinan. Sedangkan masker kain dapat digunakan bagi ibu yang sehat dan keluarganya.
  • Keluarga yang menemani ibu hamil, bersalin dan nifas harus menggunakan masker dan menjaga jarak.
  • Menghindari kontak dengan hewan seperti: kelelawar, tikus, musang atau hewan lain pembawa COVID-19 serta tidak pergi ke pasar hewan.
  • Bila terdapat gejala COVID-19, diharapkan untuk menghubungi telepon layanan darurat yang tersedia (Hotline COVID-19 : 119 ext 9) untuk dilakukan penjemputan di tempat sesuai SOP, atau langsung ke RS rujukan untuk mengatasi penyakit ini.
  • Hindari pergi ke negara/daerah terjangkit COVID-19, bila sangat mendesak untuk pergi diharapkan konsultasi dahulu dengan spesialis obstetri atau praktisi kesehatan terkait.
  • Rajin mencari informasi yang tepat dan benar mengenai COVID-19 di media sosial terpercaya.

Penulis:
Nama : Rahma Khairani Ramsi & Vina Zaynah Kholilullah
Program Studi: Pendidikan Dokter
Fakultas : Kedokteran
Universitas : Universitas Malikussaleh
Dibawah bimbingan Ibu Rasyimah, S. S., M. ED

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X