91 JUTA AKUN DIOBRAL LEWAT DARKWEB, GANTI PASSWORD AKTIFKAN OTP

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Minggu, 3 Mei 2020 | 15:07 WIB

Misalnya mengirimkan link phising maupun upaya social engineering lainnya, karena itu seharusnya Tokopedia melakukan update dan informasi kepada seluruh pengguna- nya segera.

“Bila nantinya password sudah berhasil dibuka oleh pelaku, pastinya salah satu yang akan dilakukan adalah takeover akun. Lalu pelaku secara random akan mencoba melakukan take over akun medsos dan marketplace lainnya, karena ada kebiasaan penggunaan password yang sama untuk semua platform,” terang pria asal Cepu Jawa Tengah ini.

Pratama menggaris bawahi yang bisa dilakukan pengguna Tokopedia adalahmengganti password dan mengaktifkan OTP (one time password) lewat SMS.Lalu mengganti semua password dari akun medsos dan platform marketplace selain tokopedia.

“Akibat peretasan Tokopedia ini bisa menjalar ke akun media sosial dan platform lainnya bila menggunakan email dan password yang sama. Terutama bagi admin akun medsos pemerintah dan lembaga harus cepat melakukan pengamanan akun sebagai langkah antisipasi,” jelasnya.

Ditambahkan Pratama, saat menda- patkan sampel data dari forum, belum ada data kartu kredit maupun debet yang disebar pelaku.

Harapannya data kartu tidak ikut menjadi salah satu yang berhasil diretas.

“Pihak Tokopedia harus bertanggung jawab atas kejadian ini karena data penggunanya diambil dan diperjual belikan. Pihak Tokopedia wajib  secara berulang-ulang, dengan menggunakan segala sarana media yang ada, mensosialisasikan apa saja yang harus dilakukan oleh para penggunanya,seperti ganti password akun dan mengaktifkan OTP, sampai semua penggunanya menyadari kebocoran ini dan mau mengganti passwordnya”terang Pratama.

Kejadian ini bukan yang pertama kali di tanah air. Sebelumnya Bukalapak juga mengalami hal serupa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Rekomendasi

Terkini

X