Tangerang, bidiktangsel.com - Jenab wajahnya sumringah, perempuan berusia 50 tahun itu tak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya saat truk pengangkut coran meraung-raung memutar arah di halaman rumahnya.
Tubuhnya berjingkat-jingkat dengan tangan yang melambai ke arah cucunya yang sedang menonton televisi di ruang tengah rumah.
"Mobilnya sudah nyampe, mobilnya besar, bawa semen. Sini lihat, Cu," ucap Jenab dengan sorot mata yang tak lepas dari truk pengakut coran yang tengah susah payah parkir di halaman rumahnya yang sempit.
Truk tersebut harus berputar agar dapat menumpahkan muatan coran ke badan jalan. Lebar jalan yang hanya 3 meter yang diapit rapat rumah warga, membuat sang sopir harus ekstra hati-hati melajukan kendaraannya.
Saat posisi truk berhasil mundur, Jenab kembali berjingkat riang. Seperti memperoleh kemenangan, Jenab bersorak sorai.
"Hore! Berhasil! Berhasil!!," ucapnya dengan suara meninggi.
Keriangan Jenab beralasan. Pembangunan jalan yang telah puluhan tahun dilaluinya, sangat dinantikan.