Salah satu pengunjung yang menonton film edukasi otak, Erik wisman, warga dari Sleman mengaku senang, "film tiga dimensi ini sangat membantu saya mengetahui akan pentingnya organ otak. Gambarnya nyata melalui tiga dimensi.
"Saya jadi tahu, betapa kompleksnya organ otak dan pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui deteksi dini otak, " pungkasnya.
Salah satu cara deteksi dini otak dapat melalui "brain check up", adalah dengan menggunakan MRI (Magnetic Resonance Imaging) yaitu sebuah prosedur diagnostik mutakhir untuk memeriksa dan mendeteksi kelainan organ di dalam tubuh dengan menggunakan medan magnet dan gelombang frekuensi radio tanpa radiasi sinar-X atau bahan radioaktif.
Dengan MRI, sel-sel hingga yang terkecil sekali pun di dalam otak dapat terlihat dan terdeteksi. Pemeriksaan MRI dianjurkan untuk mereka yang berusia 40 tahun ke atas, dimana risiko stroke sangat tinggi di usia ini.
Namun demikian, pemeriksaan ini juga dianjurkan untuk mereka yang memiliki riwayat keluarga menderita stroke. (*/rls)