Calon Walikota Tangsel, Kepemimpinan Nilai

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Minggu, 16 Juni 2019 | 19:15 WIB

Para nabi dan Rasul tidak pernah menunjukkan siapa dan apa statusnya, kecuali komitmennya mengemban hidup dengan akhlak mulia dan menjalankan amanah.

Para sahabat tidak pernah menunjukkan kekuasaan dan bentuk pemerintahan, kecuali memberi contoh praktek tentang kehidupan Nabi sesuai keahlian di bidangnya.

Ketika ada banjir besar dan saparuh bumi tenggelam, Nabi Nuh mengajak anaknya, Kan'an, agar ikut naik ke atas perahu bersama umat Nabi Nuh dan hewan -hewan peliharaan, justru anaknya menolak dan memilih naik ke atas gunung hingga ikut tenggelam bersama para pembangkang kebenaran.

Nabi Nuh menangis tersedu -sedu dan mengadu kepada Allah. Lalu Allah berfirman , "dia bukan anakmu."

Contoh dan gambaran di atas menunjukkan bahwa substansi "memimpin" dan yg dipiimpin bukan soal yang terlihat dan teraba secara fisik (propan).

Bukan nabi dan Rasul jika tak ada nilai yang dibawa. Bukan sahabat bila tak mengakui dan menjalankan nilai- nilai (ajaran) nabi. Bukan anak bila tidak mengikuti nilai- nilai baik dari orang tua.

Bukan pemimpin jika tak memiliki dan membawa nilai -nilai baik. Juga tak memiliki kemampuan menjadi pengatur nilai-nilai baik tersebut, dst , dst

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X