Koalisi Partai Pendukung 01 di Kota Tangsel Terancam Bubar

- Minggu, 19 Mei 2019 | 00:20 WIB

#Opini, bidiktangsel.com - Hasil sementara Pemilu 2019 masih menjadi angin segar bagi pendukung 01 baik partai koalisi maupun relawan. Perhitungan quick count maupun real count yang dilakukan lembaga survei dan penyelenggara pemilu masih menunjukan pasangan 01 unggul dari pasangan 02.

Target koalisi partai untuk menghantarkan kemenangan capres dan cawapres 01 sudah mulai terlihat meski dalam penentuannya pada 22 Mei 2019 nanti.

Meski pasangan 01 saat ini unggul, bukan berarti partai-partai yang mengusungnya unggul melenggang meraih kursi dewan di pusat ataupun daerah. Partai pun mulai memikirkan internalnya masing-masing, seberapa banyak kursi dewan yang diraihnya.

Di pusat, hasil perhitungan pada website KPU RI menunjukan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mendapat suara partai terbanyak. Hal ini selaras dengan keunggulan capres 01 yang tak lain kader internal PDI Perjuangan. Disusul Golkar, PKB, Nasdem, PPP dan partai koalisi lainnya. Peraihan suara ini menandakan TKN selain memenangkan pasangan 01 tapi juga menjaga keutuhan koalisi partai dalam mengawal pemerintahan nantinya.

Beda pusat beda daerah, usai meraih keunggulan sementara pada capres dan cawapres, tim pemenangan pasangan 01 setiap partai justru mengutamakan pengamanan kursi. Yang berakibat, kesolidan koalisi pecah yang berujung pada pemilihan kepala daerah nantinya.

Seperti halnya wilayah Dapil 3 Banten, di Kabupaten/Kota, hanya suara pasangan 01 di Tangsel yang unggul namun anehnya perolehan suara koalisi partai pendukung 01 anjlok. Dampaknya koalisi partai 01 di Tangerang Selatan pun terancam bubar. Berbeda dengan wilayah lainnya di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang yang menjaga keutuhan koalisi.

Koalisi partai pendukung 01 terancam bubar pasalnya, diduga adanya pengerahan suara untuk mengunggulkan salah satu partai pendukung 01 tanpa menghiraukan partai pendukung 01 lainnya. Seperti saat ini Golkar meraih 10 kursi yang sebelumnya 9 kursi, PDI Perjuangan dari 9 kursi menjadi 8 kursi. Hanura dari 6 kursi menjadi 1 kursi, lebih parah lagi partai yang sebelumnya masih ada perwakilan di DPRD tingkat II tidak memperoleh 1 kursi pun Nasdem, dan PPP serta partai baru Perindo, PBB, PKPI yang juga tidak mendapat kursi.

Halaman:

Editor: Redaksi

Terkini

Surabaya Menuju Kota Layak Anak Dunia

Minggu, 26 Maret 2023 | 13:15 WIB
X