Raker PWI Pusat: Tantangan PWI Jaman Now, di Tengah Arus Idealistis dan Realistis

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Selasa, 22 Januari 2019 | 14:37 WIB

Seiring dengan itu, Indek Kebebasan Pers yang diumumkan oleh Dewan Pers menunjukkan bahwa intervensi pemerintah pada media menurun, sedangkan intervensi pemilik media atau pemilik modal pada news room (wartawan) meningkat.

Diksi "intervensi", khususnya untuk pemilik media, pemilik modal pada nesw room, wartawan memancing pro kontra. Pihak yang pro, menganut pandangan bahwa pemilik media, pemiliki modal tidak boleh mencampuri idealisme kerja redaksi dan wartawan yang otonom: berpihak kepentingan umum.

Sedangkan yang kontra, melihat secara realistis bahwa usaha media harus dijalankan pemilik modal/media, bersama wartawan/news room agar tetap hidup, apalagi di tengah kondisi pers yang sulit sekarang ini.

Margiono, yang menjabat Ketua Umum PWI dua periode, yang kini duduk sebagai Ketua Dewan Penasihat PWI, mengingat kan bahwa media tidak hidup di ruang hampa, karena itu harus belajar pada kondisi riil.

"Sepanjang seseorang menjadi wartawan, ya harus tunduk pada (pemilik) medianya. Kalau tidak mau tunduk, ya bikin media sendiri,"ujarnya. Seraya menambahkan, bahwa wartawan harus membela perusahaan supaya tetap hidup. (Humas)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi

Rekomendasi

Terkini

X