Saung Bamboo Ina didirikannya setelah melihat kegelisan mahasiswa yang lebih suka nongkrong namun tidak menemukan tempat yang sesuai dan berinisiatif untuk membuka Saung Bamboo Ina yang memiliki nuansa yang asri.
“Semua itu adalah pengalaman. Sebelum membuka bisnis kuliner ini, saya adalah konsultan dan trainer yang dikontrak oleh Jerman namun saya berpikir hal yang terburuk yaitu diberhentikannya kontrak tersebut.
Sehingga saya harus mencari penghasilan lain dan berdirilah Saung ini yang salah satunya untuk menjawab kegelisahan mahasiswa”, imbuh Mufallah dan mengakhiri ceritanya.(Ulfie)