Periksa hasil yang ditampilkan dan baca keterangan status sesuai informasi dalam sistem.
Pastikan NIK yang dimasukkan benar dan sesuai dengan dokumen kependudukan. Gunakan alamat situs resmi Kemensos untuk menghindari tautan palsu yang berpotensi menyalahgunakan data pribadi.
Mengenal Desil yang Menjadi Acuan Sasaran Bansos
Selain memeriksa status penerima, masyarakat perlu memahami istilah desil dalam DTSEN.
Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi. Penilaiannya mempertimbangkan sejumlah indikator, antara lain kondisi pekerjaan, pendidikan, tempat tinggal, daya listrik, dan kepemilikan aset.
Secara umum, terdapat 10 kelompok desil. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.
Mengacu pada penjelasan dalam laman Cek Bansos Kemensos, keluarga yang masuk desil 1 hingga 4 dapat diusulkan sebagai sasaran Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Sembako.
Meski demikian, posisi desil bukan jaminan otomatis memperoleh bantuan. Penetapan penerima tetap mengikuti kriteria, hasil pemutakhiran data, serta ketentuan program yang berlaku.
Data Tidak Sesuai? Masyarakat Bisa Mengajukan Pembaruan
Masyarakat yang mendapati data kesejahteraannya tidak sesuai dengan kondisi faktual dapat mengajukan pembaruan data melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial setempat, maupun aplikasi Cek Bansos.
Baca Juga: Buntut Sengketa Ijazah Gibran, 9 Hakim MK Diadukan ke MKMK: Diduga Langgar Independensi
Pengajuan sebaiknya dilengkapi informasi yang akurat mengenai kondisi sosial ekonomi keluarga agar dapat menjadi bahan verifikasi.
Menurut keterangan pada laman Kemensos, penghitungan desil dilakukan secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Karena itu, perubahan kondisi keluarga maupun hasil pemutakhiran data dapat memengaruhi pengelompokan kesejahteraan.