nasional

KDM Menuju 2029: Tak Perlu Melawan Prabowo, Menunggu Estafet Bisa Jadi Jalan Terbaik

Rabu, 2 September 2026 | 05:20 WIB
KDM telah berkembang menjadi figur yang layak diperhitungkan dalam pembicaraan mengenai kepemimpinan nasional.

Baca Juga: Kejutan BRI di Taiwan: Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun Merantau

“Menurut saya pertanyaan 2029 bukan apakah KDM berani melawan Prabowo. Pertanyaan yang lebih menarik adalah apakah nanti Prabowo melihat KDM sebagai orang yang layak meneruskan estafet kepemimpinannya,” kata saya.

Bagi saya, hubungan Prabowo dan KDM menuju 2029 tidak harus dibaca sebagai potensi pertarungan.

Bisa saja hubungan tersebut justru berkembang menjadi cerita mengenai regenerasi politik.

KDM tidak perlu menjadi antitesis Prabowo untuk memiliki peluang menjadi presiden. Ia juga tidak harus memenangkan pertarungan melawan figur yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan politiknya.

Jika Prabowo maju, KDM bisa menunggu.

Jika Prabowo tidak maju, KDM sudah memiliki modal politik.

Dan jika suatu saat Prabowo memberikan kepercayaan serta restu politik kepadanya, maka skenario KDM melawan Prabowo mungkin tidak pernah terjadi.

Pada akhirnya, jalan KDM menuju 2029 mungkin bukan tentang bagaimana mengalahkan Prabowo.

Bisa jadi, jalan tersebut justru tentang bagaimana mendapatkan kepercayaan untuk meneruskan estafet kepemimpinan setelah Prabowo.

Agus Sulistriyono adalah CEO Promedia Group.

Halaman:

Tags

Terkini

Pahami Yuuk Menjadi Kuasa Wajib Pajak

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:07 WIB