nasional

Program “Ngider Sehat” Pemkot Tangsel Raih Apresiasi: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Pelosok Warga

Rabu, 8 Oktober 2025 | 20:38 WIB
Ngider Sehat

Setu, bidiktangsel.com — Program layanan kesehatan keliling “Ngider Sehat” yang digagas Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kembali menuai apresiasi luas dari masyarakat. 

Sejak diluncurkan pada 2021, program ini dinilai efektif mendekatkan akses layanan kesehatan bagi warga di wilayah yang jauh dari fasilitas medis, terutama di daerah padat penduduk.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengungkapkan rasa syukur atas respons positif masyarakat terhadap keberlanjutan program ini. 

Baca Juga: Diterjang Angin Kencang, Plafon Gedung Islamic Center Tangsel Ambruk: Tiga Titik Rusak, Beruntung Tak Ada Korban

Ia menegaskan bahwa Ngider Sehat merupakan wujud nyata komitmen Pemkot Tangsel dalam memperluas layanan kesehatan yang merata, mudah dijangkau, dan berkualitas.

“Kami ingin memastikan seluruh warga Tangsel memiliki akses yang mudah terhadap layanan kesehatan. Ngider Sehat adalah salah satu upaya mendekatkan pelayanan ke tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang jauh dari puskesmas atau rumah sakit,” ujar Benyamin, Selasa (7/10/2025).

Jangkau 7 Kecamatan dan 54 Kelurahan

Program Ngider Sehat beroperasi secara rutin di seluruh wilayah Tangsel yang mencakup tujuh kecamatan dan 54 kelurahan. 

Baca Juga: Lima Finalis “Ngelogoin Tangsel 2025” Tampilkan Karya Kreatif, Wali Kota Benyamin Davnie: Semua Desain Mewakili Semangat Kota Tangsel

Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, edukasi gizi, hingga layanan kesehatan ibu dan anak.

Seluruh layanan diberikan tanpa dipungut biaya alias gratis, menjadikannya program inklusif yang mampu menjangkau kelompok masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, hingga semester pertama tahun 2025 tercatat lebih dari satu juta warga telah memanfaatkan layanan Ngider Sehat. 

Baca Juga: Wali Kota Tangsel Minta BRIN Batalkan Rencana Penutupan Jalan Raya Serpong–Parung: “Sudah Jadi Akses Publik Puluhan Tahun”

Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis komunitas.

Halaman:

Tags

Terkini