Termasuk media yang dapat digunakan untuk menyebarluaskan pembelajaran Al-Qur’an Isyarat berupa buku pedoman membaca Al-Qur’an Isyarat, buku panduan membaca Al-Qur’an Isyarat, Juz Amma Isyarat, dan dua jilid Al-Qur’an Isyarat yang masing-masing terdiri dari juz 1-15 dan juz 16-30.
Melalui kolaborasi ini, Kemendikdasmen dan BMM berharap terwujudnya ekosistem pembelajaran Al-Qur’an yang inklusif bagi para penyandang disabilitas.
“Harapan kami, para peserta ToT dapat menjadi penggerak keberlanjutan dalam mengenalkan dan meluaskan Al-Qur’an Isyarat yang kemudian dapat melahirkan lebih banyak pengajar Al-Qur’an Isyarat di seluruh Indonesia. Ini juga adalah bagian dari upaya kita bersama mewujudkan langkah nyata mewujudkan pilar ke-4 dalam SDG's yaitu Pendidikan Berkualitas untuk Semua. Sebagai bagian dari keberlanjutan program, kedepan sama-sama kita upayakan membaca Al-Qur’an ini Isyarat juga dapat dilombakan dalam ajang MTQ Nasional,” tutup Galeh.
(***)