Pesawat Citilink QG1100 Alami Gangguan di Udara, Karding Ungkap Detik-Detik Mencekam

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:34 WIB
Abdul Kadir Karding membagikan pengalamannya setelah pesawat Citilink yang ditumpanginya mengalami kendala teknis dan kembali ke Halim. (Instagram/@abdulkadirkarding)
Abdul Kadir Karding membagikan pengalamannya setelah pesawat Citilink yang ditumpanginya mengalami kendala teknis dan kembali ke Halim. (Instagram/@abdulkadirkarding)

BIDIKTANGSEL.COM — Penerbangan Citilink QG1100 rute Jakarta–Yogyakarta mengalami kendala teknis sesaat setelah lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Pesawat ATR 72-600 yang mengangkut Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, itu akhirnya kembali ke bandara asal dan mendarat dengan selamat.

Karding mengungkapkan pengalaman menegangkan tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia bersyukur seluruh penumpang selamat setelah pilot memutuskan mengembalikan pesawat ke bandara menyusul gangguan yang terjadi selama penerbangan.

Baca Juga: Kalah Sebelum Bersaing di Platform Digital? KPPU Awasi Mobil123, Carmudi, dan CARSOME

“ALHAMDULILLAH, KAMI SEMUA SELAMAT,” tulis Karding dalam unggahannya.

Ia menggambarkan suasana kabin yang dipenuhi kecemasan ketika penumpang mengetahui adanya masalah pada pesawat. Situasi tersebut menjadi pengalaman yang tidak mudah bagi para penumpang yang berada di dalam penerbangan itu.

“Situasi di dalam pesawat benar-benar tegang. Cemas, khawatir dan takut,” ungkapnya.

Sempat Gagal Lepas Landas

Dalam keterangannya kepada wartawan, Karding menceritakan bahwa pesawat sempat mengalami kegagalan pada percobaan lepas landas pertama. Setelah pesawat berhasil mengudara, kendala kembali muncul sekitar 15 menit kemudian.

Baca Juga: Hiu Paus Terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul, Upaya Kembali ke Laut Gagal

Menurut Karding, awak kabin menyampaikan adanya masalah dalam penerbangan. Karena duduk di bagian belakang pesawat, ia bahkan sempat diminta mempelajari prosedur membuka pintu darurat.

Situasi tersebut membuat penumpang semakin waspada sambil menunggu keputusan awak pesawat. Pilot kemudian mengambil langkah untuk kembali ke bandara asal guna memastikan keselamatan penerbangan.

Karding mengapresiasi tindakan pilot, awak kabin, serta petugas yang menangani situasi tersebut. Ia menilai kejadian ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas dalam operasional penerbangan.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan prosedur keselamatan dan pemeriksaan teknis secara cermat untuk mengantisipasi risiko selama penerbangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X