Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kantah Palangka Raya Tegaskan Komitmen Pelayanan Berintegritas
Khalsa mengaku konsep tersebut lahir dari pengalaman pribadinya saat mengikuti berbagai workshop yang sering kali dihadiri peserta dalam jumlah besar.
"Saya cukup sering mengikuti workshop dari berbagai penyelenggara. Kadang jumlah pesertanya sangat banyak sehingga pemateri kesulitan memberikan perhatian kepada setiap peserta. Akibatnya proses belajar kurang maksimal dan peserta hanya datang untuk mencoba," katanya.
Berangkat dari pengalaman tersebut, Kelas Kreatif Khalsa menerapkan sistem kelas berkapasitas terbatas. Sebagian besar workshop hanya diikuti sekitar 10 hingga 15 peserta, dan dalam kondisi tertentu maksimal 20 peserta.
Konsep tersebut memungkinkan interaksi yang lebih dekat antara peserta dan pemateri. Peserta memiliki ruang yang lebih nyaman untuk bertanya, berdiskusi, hingga mendapatkan pendampingan secara langsung selama proses belajar berlangsung.
Baca Juga: Bus Pelat Merah Ikut Aksi di Sekolah, Yayasan Syarif Hidayatullah Angkat Bicara
Dengan pendekatan tersebut, Kelas Kreatif Khalsa tidak hanya berupaya mengajarkan keterampilan baru, tetapi juga membangun pengalaman belajar yang lebih berkesan dan berkualitas.
Membangun Komunitas Kreatif yang Bertumbuh
Khalsa berharap Kelas Kreatif Khalsa dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi masyarakat yang ingin mengembangkan kreativitas sekaligus memperluas jaringan pertemanan melalui kegiatan positif.
"Saya berharap setiap orang yang datang ke Kelas Kreatif Khalsa tidak hanya pulang membawa hasil karya atau ilmu baru, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang menyenangkan, merasa dihargai selama proses belajar, dan memiliki keinginan untuk ikut kelas lainnya dari Kelas Kreatif Khalsa," tuturnya.
Dengan konsep kelas yang lebih personal, suasana belajar yang nyaman, serta ragam workshop yang terus berkembang, Kelas Kreatif Khalsa kini menjadi salah satu alternatif kegiatan kreatif yang menarik bagi masyarakat yang ingin belajar, berkarya, dan bertumbuh bersama dalam lingkungan yang lebih dekat dan interaktif.
(***)
Artikel Terkait
Kadin Tangsel Bongkar Persoalan Aset Fasum-Fasos yang Belum Diserahkan Pengembang
Kadin Tangsel Soroti Aset Fasum-Fasos Pengembang yang Belum Diserahkan, DPRD Minta Segera Dituntaskan
Polemik Yayasan UIN Jakarta Memanas, Kuasa Hukum Tegaskan Hanya Sosialisasi Integrasi
Mediasi Sengketa Kepengurusan Yayasan UIN Memanas, Aktivitas di Lokasi Sempat Dihentikan
Sengketa Kepengurusan Yayasan Memanas, Ketua Yayasan Syarif Hidayatullah Tempuh Jalur Hukum