PALANGKA RAYA – Kantor Pertanahan (Kantah) Palangka Raya perkuat pengawasan internal ATR/BPN guna mendorong reformasi birokrasi dan meningkatkan pelayanan pertanahan berintegritas kepada masyarakat.
Hal ini dipertegas saat menerima kunjungan kerja Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Kepala Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya, Ferdinan Adinoto, S.SiT., M.Si., menegaskan kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Kantah Kota Palangka Raya untuk mempertegas komitmen mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan akuntabel.
“Kehadiran Tim Inspektorat Jenderal jelas bermanfaat terlebih dengan agenda strategis, mulai dari pemantauan, evaluasi, hingga pembinaan terhadap pelaksanaan program dan kegiatan di lingkungan kantor pertanahan,” jelas Ferdinan.
Melalui kegiatan itu, sambung dia, Tim Inspektorat juga memberikan berbagai masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas kinerja organisasi dan memperkuat sistem pengendalian internal.
“Kami mengapresiasi perhatian serta dukungan Inspektorat Jenderal ATR/BPN melalui pengawasan dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Menurut Ferdinan, pengawasan internal memiliki peran penting dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan terpercaya.
Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kantah Palangka Raya Tegaskan Komitmen Pelayanan Berintegritas
Dalam kunjungan kerja tersebut, jajaran Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya juga berdiskusi mengenai strategi peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pertanahan serta tata ruang.
Berbagai masukan yang diterima diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan tata kelola organisasi ke depan.
Ferdinan menegaskan seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya akan terus menjaga integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen itu, kata Ferdinan, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang terus didorong Kementerian ATR/BPN dalam menciptakan layanan publik yang modern dan responsif.
Artikel Terkait
Mahasiswa Unpam Dampingi UMKM Gunung Bunder Naik Kelas Lewat Digitalisasi Bisnis
Sampah Tak Diangkut Dua Pekan, Warga Sukabakti Keluhkan Pengelolaan dan Tarif Iuran yang Tak Jelas
Kadin Tangsel Bongkar Persoalan Aset Fasum-Fasos yang Belum Diserahkan Pengembang
Kadin Tangsel Soroti Aset Fasum-Fasos Pengembang yang Belum Diserahkan, DPRD Minta Segera Dituntaskan
Polemik Yayasan UIN Jakarta Memanas, Kuasa Hukum Tegaskan Hanya Sosialisasi Integrasi