Bogor – Mahasiswa Program Magister Manajemen Universitas Pamulang (Unpam) menggelar kegiatan pendampingan dan pelatihan kewirausahaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Gunung Bunder 1, Kabupaten Bogor, Minggu (31/5/2026).
Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di era digital dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Gunung Bunder 1 itu mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan dan pendampingan yang diberikan oleh tim mahasiswa Magister Manajemen Unpam.
Ketua kegiatan PKM sekaligus narasumber, Zuber Qomaruddin, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pengelolaan usaha, pemasaran digital, peningkatan kualitas layanan, hingga pencatatan keuangan sederhana.
Menurutnya, kemampuan mengelola bisnis secara profesional menjadi salah satu faktor penting agar UMKM dapat berkembang dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.
"Kami berharap melalui pelatihan ini para pelaku UMKM Desa Gunung Bunder dapat memahami cara mengelola usaha dengan lebih baik, termasuk memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan penjualan. Selain itu, kami juga mengajarkan pentingnya pencatatan keuangan dan penyusunan laporan keuangan sederhana agar usaha yang dijalankan lebih terorganisir dan menguntungkan," ujar Zuber.
Baca Juga: DPR Nilai Nanik Sosok Tepat Pimpin BGN, Dinilai Teruji di Lapangan
Selain penyampaian materi, kegiatan PKM juga diisi dengan sesi pendampingan langsung kepada peserta. Tim mahasiswa membantu pelaku UMKM membuat akun bisnis di berbagai platform digital seperti Google Business Profile, TikTok Shop, dan Shopee.
Para peserta juga mendapatkan template pembukuan berbasis Microsoft Excel yang dirancang sederhana dan mudah digunakan untuk mendukung pengelolaan keuangan usaha sehari-hari.
Tidak hanya itu, tim PKM turut memfasilitasi pembuatan legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM yang belum memiliki izin usaha resmi.
Salah satu tim pendamping dari Kelompok 5 PKM MM Unpam, Adhe bersama Fitri Rahmadani, mengatakan bahwa digitalisasi menjadi fokus utama pendampingan karena dapat membantu pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Presiden Copot Kepala BGN, DPR Apresiasi Sikap Terbuka Pemerintah
"Kami memberikan pendampingan terkait penggunaan platform digital, mulai dari mendaftarkan usaha di Google Business atau Google Maps hingga membantu pelaku UMKM membuka toko di TikTok dan Shopee agar produknya lebih mudah ditemukan konsumen," kata mereka.
Artikel Terkait
Dari Secangkir Kopi untuk Informasi Berkualitas, Bidiktangsel.com Resmi Buka Dukungan Pembaca
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan
Kadin Tangsel Perkuat Sinergi dengan DPRD, Dorong Investasi dan Pengembangan Ekonomi Daerah
Peningkatan PAD, Kadin Tangsel Soroti Perizinan Papan Nama Usaha di Tangerang Selatan, Minta Sosialisasi Diperjelas
Ketua DPRD Tangsel: Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak pada Pengurangan Kemiskinan dan Pengangguran