Baca Juga: Terobosan Diskominfo Tangsel Cetak Talenta Digital Siap Kerja, Expert Goes to School
"Pelaku pun mentransfer, dan terus dimintai lagi sampai kerugian pelaku sampai Rp 10 juta," sebut Poltak.
Datang Lalu Mengecam Pihak Toko
Dalam insiden ini, pelaku diduga mendatangi langsung toko terkait lantaran HP yang dibelinya tak kunjung dikirimkan.
Terlebih, wanita tersebut mengaku telah mengirimkan uang sebesar Rp10 juta, hingga akhirnya merasa tertipu.
Poltak menjelaskan, kedatangan pelaku ke toko untuk meminta uangnya dikembalikan, sambil mengancam pakai parang karena merasa tidak menemukan titik terang.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran
"Karena merasa kesal handphone yang sudah dipesan tidak kunjung datang, tidak dikirim oleh pihak toko hp ke pelaku," terang Poltak.
"Pelaku datang ke toko untuk meminta balik uang yang telah dikirimnya dan langsung melakukan pengancaman," tambahnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian setempat ihwal penyebab pasti kasus penyanderaan di toko HP wilayah Medan tersebut.***
Artikel Terkait
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
Dishub Tangsel Genjot Optimalisasi Aset Parkir, Fokus Tingkatkan PAD dan Kepatuhan Pajak
Transportasi Massal Tangsel Dikebut, Dishub Fokus Layanan Nyata Tanpa “Pencitraan”
PJU Tangsel Disorot, Program “Tangsel Terang” Dibayangi Pencurian dan Aduan Warga
Rotasi Pejabat Eselon IIb Tangsel, Benyamin: Langsung Kerja, Jangan Nostalgia