“Setiap penguji harus menguasai budaya K3, SMK3, hingga manajemen risiko. Selain itu, kemampuan mengolah data statistik sangat penting agar output yang dihasilkan bisa menjadi landasan kuat dalam pengambilan kebijakan,” tegasnya.
Secara khusus, Menaker juga mengingatkan pejabat fungsional, mulai dari instruktur, pengawas ketenagakerjaan, hingga mediator hubungan industrial, agar terus berkembang seiring peningkatan jenjang karier.
Semakin tinggi jabatan, kata dia, orientasi kerja harus makin kuat pada aspek manajerial dan perumusan kebijakan.
“Semakin tinggi jabatan fungsional seseorang, orientasinya harus menuju ke pembuat kebijakan. Semakin manajerial, jangan justru semakin teknis. Inilah yang akan membawa perubahan besar pada pelindungan tenaga kerja kita di masa depan,” pungkas Yassierli. (Biro Humas Kemnaker)
Artikel Terkait
Pilar Sebut KMD Fondasi Utama Pembentukan Generasi Tangsel Berkarakter
Viral Warga Maros Jemur Gabah di Jalan Raya, Tuai Pro dan Kontra dari Warganet
Dishub Tangsel Lakukan Mitigasi Lalu Lintas di Jalan SKKI, Warga Harapkan Sosialisasi Lebih Intensif
WFH Diawasi Ketat, Pemkot Tangsel Perkuat Integritas ASN
Tim Reaksi Cepat Satpol PP Tangsel Siaga 24 Jam, Laporan Warga Ditargetkan Ditangani 15 Menit