Bidiktangsel.com - Momentum Lebaran semakin dekat usai bulan suci Ramadan 1447 Hijriah memasuki penghujung pekan terakhir, pada Rabu, 18 Maret 2026.
Warga Tanah Air pun acapkali menyiapkan diri untuk memberi ataupun menerima tunjangan hari raya (THR) sebagai salah satu hal yang dinantikan pada momen Lebaran.
Di tengah penantian itu, terselip kisah warga dalam linimasa media sosial yang kehilangan dompetnya di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Dalam unggahan Instagram @folkative, pada Rabu, 18 Maret 2026, disebutkan, dompet itu berisi list atau daftar orang-orang yang akan dikunjungi sang pemilik dompet pada momen Lebaran 2026.
Bukan hanya untuk menjalin silaturahmi, pemilik dompet itu diduga ingin bertemu dengan setidaknya 5 orang terdekatnya dalam kegiatan hunting atau mencari secerca uang THR.
"Momen ditemukan dompet kosong di blok M, ada list ambil uang THR," demikian tertulis dalam unggahan tersebut.
Menarik untuk ditilik, bagaimana sebenarnya kronologi penemuan dompet yang dilaporkan hilang di kawasan pusat perbelanjaan pada wilayah Jakarta Selatan itu? Begini ceritanya.
Saat Dompet Itu Ditemukan di Blok M
Dalam postingan itu, terungkap awal mula dompet tersebut hilang di kawasan Blok M.
Dilaporkan, dompet tersebut tidak berisikan uang tunai, namun terselip sebuah foto kecil dan catatan dari sang pemilik dompet.
Baca Juga: Sambut Idulfitri 2026, Pilar Bersama Kemenhub Lepas Peserta Mudik Gratis dari Terminal Pondok Cabe
"Dompetnya ternyata kosong, di dalam, tidak ada uang tunai," beber postingan yang sama.
"Hanya catatan dari pemiliknya yang mengingatkan diri untuk menarik uang THR, bersama dengan foto kecil yang terselip," tambahnya.
Artikel Terkait
Izin Lingkungan Pembangunan Ruko di Vila Melati Mas Dipersulit Ketua RT
Dua Program Presiden Prabowo di Persimpangan: MBG dan Koperasi Merah Putih Perlu Koreksi Serius
Dugaan Jual Beli Titik SPPG Viral, Gema Kosgoro Gelar Demo Tuntut Usut Tuntas
Petugas SPPG Purbalingga Pengunggah Status WA ‘Rakyat Jelata’ Buka Suara, Minta Maaf dan Sebut Kesalahan Pribadi
Viral Kru Bus Madu Kismo Terciduk Buang Sampah di Pinggir Tol, Perusahaan Sebut Sanksi Larangan Kerja Sebulan