Ia juga sempat mendekat pada penumpang lain untuk berharap mendapat bantuan, namun tetap nihil.
“Sampai akhirnya saya ambil Cilebut, diturunin di Bojong terus akhirnya saya lapor di sini,” lanjutnya.
Sudah Menunggu Laporan hingga 1 Bulan, Belum Ada Tanggapan
Adapun dalam keterangannya di caption unggahan, korban membeberkan bahwa dirinya sudah menunggu selama satu bulan dari pihak KAI Commuter.
“Saya sudah menunggu laporan selama 1 bulan full dan tidak ada lanjutan dari kalian. Di sini saya hanya meminta kalian untuk melanjutkan laporan saya dan saya mau ini tidak akan terjadi kepada saya 3 kali,” tulisnya.
“Ini kasus ke-2 saya dilecehkan di KAI dan tidak ada jawaban apapun, bahkan mungkin pelakunya masih ada dan masih naik KRL kalian,” tambahnya.
Korban juga mengaku memiliki foto pelaku dan memilih untuk memviralkan kasusnya agar segera mendapat respons.
“Saya ada bukti jelas muka pelakunya, yang di mana itu sangat mudah penangkapan buat kalian (harusnya). Dan kata petugas kalian ‘Kalau mau cepet di-notice viralin aja kan?’ Okeey, saya viralkan ya,” tegasnya.
Sementara itu, pihak KAI memberi respons dengan mengungkapkan telah melanjutkan laporan kepada unit KAI Commuter.
“Laporan telah diterima KAI Commuter dan saat ini sedang dalam proses tindak lanjut,” tutur pihak KAI dalam kolom komentar.
(***)
Artikel Terkait
Dibangun Tanpa PBG, Lapangan Padel Ciputat Timur Disorot
Kemenaker Belum Tuntas Selesaikan Nasib 9 Pekerja PT SGS Subur Brothers Group
Sidak Komisi IV DPRD Tangsel, Proyek Galian Pipa Air di Jalan Merpati Raya Dihentikan
Galian Pipa Air PT PITS Disorot, BUMD Dinilai Langgar Prosedur
Diduga Halusinasi, Pria di Palangka Raya Bikin Geger Warga usai Mengamuk dalam Kondisi Tanpa Busana