Sampai Harus Copot Sepatu, Guru di Grobogan Jawa Tengah Ini Keluhkan Jalan yang Berlumpur saat Menuju SDN 4 Pandanharum

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 14 Februari 2026 | 16:30 WIB
Viral video seorang guru di Grobogan, mengeluhkan akses jalan yang sulit untuk sampai ke sekolah. (TikTok/bu_guru_nieng_kls4)
Viral video seorang guru di Grobogan, mengeluhkan akses jalan yang sulit untuk sampai ke sekolah. (TikTok/bu_guru_nieng_kls4)

Baca Juga: Pelatihan Jurnalistik 2026 Digelar di Tangsel, Wagub Banten Dorong Guru Melek Media

Berharap Segera Dapat Perbaikan Jalan

Pada video terbaru, ia membeberkan bahwa kondisi jalan yang rusak sudah berlangsung selama beberapa tahun.

Ia berharap pemerintah bisa melihat perjuangan para guru dan warga sekitar, sehingga ada bantuan perbaikan jalan.

“Sudah hampir 4 tahun lebih saya mengajar di Dusun Dawung, tepatnya di SDN 4 Pandanharum. Banyak keluh kesah yang saya rasakan, hujan di tengah perjalanan, ban bocor di tengah hutan, dan masih banyak drama lainnya,” ucapnya.

“Semoga pemerintah segera membangun jalan lebih baik lagi,” tuturnya.

Baca Juga: Merawat Resep Kasih Sayang H. Darsono: Sebuah Oase Pendidikan

Usai videonya mulai viral, guru tersebut terlihat meninggalkan komentar dan berharap bisa segera mendapatkan perhatian pihak terkait.

“Alhamdulillah akhirnya video saya viral juga. Bantu viralkan video saya,” tulisnya di Instagram dengan akun @niengnong123.

Respons Pemerintah Kabupaten Grobogan

Lebih lanjut, unggahan tersebut mendapat respons dari Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan.

Akun Instagram DPUPR Grobogan meninggalkan komentar dan menyatakan perbaikan jalan di lokasi tersebut sudah masuk dalam perencanaan.

Baca Juga: Wagub Banten dan Ketum Forum Pimred Multimedia Potong Tumpeng HPN 2026 di Tangsel

“Mengenai Jalan Pandanharum - Dawung, lokasi ini tidak terlewat. Sudah masuk dalam rencana anggaran dari dana pinjaman tahun 2026 untuk perbaikan permanen dan hasil yang lebih baik,” ujar keterangan yang diberikan DPUPR Grobogan.

“Kita ingin penanganannya tidak hanya tambal sulam, makanya butuh proses penganggaran dan perencanaan yang matang. Sabar sekedap nggih sederek sedoyo (sabar sedikit lagi ya, semuanya),” pungkas pihak DPUPR Grobogan lagi. (***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X