Bidiktangsel.com – Proyek Pembangunan Inlet Tandon Ciater di Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, menuai sorotan publik.
Proyek yang dibiayai dari APBD Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2025 itu diduga tidak sesuai dengan volume pekerjaan sebagaimana tercantum dalam papan informasi proyek.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, ditemukan sejumlah indikasi pekerjaan yang dinilai tidak maksimal.
Baca Juga: Ketum Iluni Sempel Namta Buka Raker 2026–2029, Tekankan Kolaborasi dan Aksi Nyata
Beberapa bagian pondasi talud terlihat mengalami retak, sementara ketebalan talud pembatas diduga lebih tipis dari spesifikasi teknis.
Selain itu, terdapat bagian pekerjaan yang dinilai tidak memiliki fungsi atau manfaat signifikan bagi pengelolaan sumber daya air di kawasan tersebut.
Proyek yang berada di bawah kewenangan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp299,8 juta dengan waktu pelaksanaan 75 hari kalender.
Pelaksana kegiatan tercatat adalah PT Diva Sukses Bersama.
Temuan lapangan tersebut turut mendapat perhatian dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kibar.
Ketua LSM Kibar, Baset Ma’rliansyah, menilai kualitas pekerjaan patut dipertanyakan.
“Dari hasil temuan kami di lapangan, pekerjaan ini terkesan asal-asalan. Banyak bagian yang sudah retak, diameter dan lebar tidak sesuai, bahkan kesannya hanya menghabiskan anggaran karena ujung pekerjaannya tidak selesai,” ujar Baset kepada wartawan.
Ia juga mengungkapkan adanya informasi yang menyebutkan lokasi proyek diduga berada di atas lahan milik warga, yang jika benar, berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administratif di kemudian hari.
Artikel Terkait
Penunjukan Adies Kadir dan Ujian Independensi Mahkamah Konstitusi
Polisi Sebut Akuntan SPPG di Aceh yang Diduga Korupsi Rp59 Juta Sempat Ngaku Kena Jambret, Padahal Terlilit Utang
Di HPN 2026, Diluncurkan Deklarasi Perlawanan terhadap Eksploitasi Karya Jurnalistik
Pelaporan Gratifikasi Kapolres Tangsel Perkuat Prinsip Negara Hukum
Wagub Banten Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Museum SMSI