Baca Juga: PWI–Kemenhan Gelar Retret HPN 2026, Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
"Aku mencintainya, susah senang bersama. Sesuai janji nikah," ungkap Beby.
Pada saat Onad diperiksa dalam kasus narkoba, Beby mengaku sudah terbiasa untuk selalu ikut bersama suaminya dalam situasi apa pun.
"Aku ikut temani Onad pada saat itu, karena dari dulu ke mana pun dia pergi, aku selalu ikut, tanya saja teman-teman dekatnya," tuturnya.
"Ke mana pun dia, aku ikut, apalagi kasus seperti ini," imbuh Beby.
Beby Merasa Onad Tak Bisa Mandiri
Bukan tanpa alasan, Beby ternyata enggan meninggalkan Onad saat itu, lantaran merasa sang suami tak mampu hidup mandiri.
Baca Juga: Pilar Saga Ichsan Hadiri Musrenbang Ciputat, Serap Aspirasi Warga untuk RKPD 2026
"Aku menemani dia seharian, karena aku merasa dia (Onad) tidak mandiri," terang Beby.
"Iya, aku sempat bilang, biarkan aku saja yang selesaikan semua urusannya, tapi dia bilang 'aku harus ikut', gitu," timpal Onad.
Terlebih, saat Onad berada dalam tekanan saat diperiksa polisi, Beby bersikukuh ingin berada di sampingnya.
"Iya, karena bagi aku, apapun yang terjadi, aku ingin ada di samping dia," terang Beby.
"Kalau nggak begitu, dia nggak akan kuat, dia nggak bisa mandiri," tukasnya.
(***)
Artikel Terkait
Datangi Rumah Penjual Es Jadul, Oknum Polisi-TNI Minta Maaf usai Tuduh sang Kakek Jual Makanan Pakai Bahan Spons
Milad ke-23 FSPP, Wagub Dimyati Ajak Perkuat Kepedulian Sosial dan Solidaritas
Resmikan Stasiun Jatake, Andra Soni Tekankan Peran Kereta Api bagi Pertumbuhan Wilayah
Wagub Dimyati Minta Komisi II DPR RI Aktif Perkuat Bank Banten sebagai Penggerak Ekonomi
Musrenbang Kecamatan Ciputat 2026 Fokus Stunting, Sampah, dan Banjir