Baca Juga: Gubernur Andra Soni: Sekolah Gratis, Strategi Pemprov Banten Tekan Angka Putus Sekolah
"Saya selalu bilang dan selalu percaya bahwa keberpihakan itu bisa dilakukan bahkan di ruang-ruang budaya populer," sebut Baskara.
Peringatan 19 Tahun Aksi Kamisan
Sudah selama 19 tahun lamanya, Aksi Kamisan secara konsisten di depan Istana Negara, Jakarta.
Selama itu, tuntutan atas penyelesaian kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia berat masa lalu disuarakan.
Tak lagi hanya oleh korban atau keluarga korban, tetapi juga oleh kalangan yang lebih luas, dan lebih muda.
Baca Juga: Tim KLH–DLH Tangsel Tinjau Timbunan Sampah di Cirendeu
Mereka yang hadir dari berbagai kota ini pun memperbarui cara penyampaian tuntutan.
Berkaca dari hal itu, orasi Baskara tersebut juga menegaskan posisinya sebagai musisi yang konsisten menyuarakan isu kemanusiaan dan keadilan.
"Jadi untuk teman-teman semua, di luar sana juga mungkin yang mendengarkan, yang bergerak di ruang-ruang budaya populer," terang Baskara.
"Jangan pernah berpikir kalau keberpihakan itu tidak bisa dilakukan, itu selalu bisa dilakukan selama kita mau melakukan keberpihakan tersebut, terima kasih," tutup Baskara.
(***)
Artikel Terkait
Penuh dengan Kesadaran Ekologis, Viral Pasangan Gen Z Jadikan Bibit Pohon sebagai Souvenir Unik di Pernikahan Mereka
Influencer Timothy Ronald Dipolisikan Imbas Kasus Dugaan Penipuan Trading Kripto, Korban Mengaku Rugi Rp3 Miliar
Yayasan Hans Satya Dharma Jawa Tengah Buka Layanan Pengaduan Korban
Wagub Dimyati: Revitalisasi Sekolah Langkah Strategis Tingkatkan Mutu Pendidikan*
DJP Serahkan Tersangka Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp170 Miliar