Gambarkan Keindahan Air Hitam di Sungai Kalimantan seperti Daun Teh Diseduh, Tour Guide Ini Ceritakan Ironi yang Kini Terjadi

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 12 Januari 2026 | 20:48 WIB
Menyoroti penjelasan seorang tour guide di Kalimantan tentang sungai air hitam yang kini dinilai mulai tercemar oleh limbah tambang emas. (Instagram.com/@orangudeny)
Menyoroti penjelasan seorang tour guide di Kalimantan tentang sungai air hitam yang kini dinilai mulai tercemar oleh limbah tambang emas. (Instagram.com/@orangudeny)

Bidiktangsel.com - Sedang hangat diperbincangkan di media sosial (medsos), tentang pernyataan tak terduga oleh seorang pemandu wisata atau tour guide di Kalimantan.

Melalui unggahan Instagram pribadinya @orangudeny pada Senin, 12 Januari 2026, tour guide bernama Deny Priyatna, membagikan pengalamannya saat berwisata bersama para turis di sebuah hutan tropis Kalimantan.

Pada momen itu, Deny mendapati pertanyaan dari salah seorang turis tentang keberadaan sungai air hitam di kawasan tersebut.

Baca Juga: Beda dengan Patrick Kluivert, Gaya Main John Herdman Disebut Cenderung Lebih Fleksibel dan Sering Eksperimen Taktik di Lapangan

"Mengapa sungainya tampak berwarna hitam?" tanya seorang turis.

Pemandu wisata tersebut lantas membagikan cuplikan video secara terpisah yang menampilkan dirinya, untuk menjelaskan secara rinci tentang hal tersebut.

"Bayangkan kamu berada di perahu hutan di Kalimantan," terang Deny.

"Tiba-tiba perahu melambat dan memperlihatkan sungai segelap kopi atau coca-cola," imbuhnya.

Baca Juga: Puluhan Titik Dapur Didaftarkan Sejak Mei 2025 Tak Kunjung Beroperasi

Air Paling Murni di Bumi

Dalam unggahan yang sama, Deny menyebut sungai air hitam ini mengalir melalui hutan yang hijau dan cerah.

"Kamu mungkin berpikir itu kotor, tapi sebenarnya itu air paling murni di bumi," sebutnya.

Hal tersebut, karena proses alami dari jutaan daun yang berguguran setiap hari di hutan Kalimantan itu.

"Daun-daun itu mendarat di hutan rawa dan perlahan membusuk, sebagaimana air hujan mengalir melalui daun-daun ini," terang Deny.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X