Sementara manajernya, Ubay, menahan si penabrak sampai polisi datang.
Setelah polisi datang si penabrak mengaku tidak mempunyai uang dan mobil yang dikendarai bukan miliknya. Akhirnya si penabrak meminta maaf.
Alasan Meledaknya Amarah Fiersa Besari
Melalui unggahan Instagram lainnya pada Senin, 5 Januari 2026, Fiersa Besari menjabarkan alasan dirinya marah besar saat itu. Ini semua bukan soal uang.
"Bagi saya bukan soal uang. Ini soal konsekuensi ketika berbuat kesalahan. Di satu sisi, bapak ini sudah sepuh. Di sisi lain, justru karena dia sudah sepuh, jangan sampai ada korban lain akibat kelalaiannya," jelasnya.
"Saya tidak bisa membayangkan kalau tadi posisinya Kinasih tidak saya gendong dan ikut tergencet," tegas Fiersa.
Akhirnya Aqia dibawa ke rumah sakit terdekat karena harus rontgen. Manajer Fiersa, Ubay, bersama si penabrak mengurus surat laporan polisi.
Urung Perpanjang Urusan dengan Pelaku
Meski sempat melapor ke polisi, kini Fiersa Besari menyebutkan dirinya mencabut pelaporan mengenai peristiwa itu.
Suami Aqia itu juga menjelaskan alasan dirinya dan sang manajer Ubay terlihat sangat sabar saat insiden itu terjadi.
Fiersa mengaku awalnya ingin memperpanjang insiden penabrakan tersebut.
"Tapi Aqia tidak mau. Ubay memberikan pertimbangan logis. Kita bisa lihat secara sepintas bapak ini bukan orang berada," ungkapnya.
Artikel Terkait
Mahfud MD Soroti Skandal Korupsi Pagar Laut hingga Whoosh, Nilai Hukum Tajam ke Bawah tapi Tumpul ke Atas
Ungkapan Menohok Influencer DJ Donny di Awal 2026: Nilai Pelempar Bom Molotov ke Rumahnya Masih Amatir, seperti Bocah Kecil
Aksi Teror Terekam CCTV, Sherly Annavita Beri Peringatan Keras untuk Pelempar Telur Busuk di Kediamannya
Lumpur dan Bongkahan Batu Berserakan, Agam Sumatera Barat Diterjang Banjir Lagi
Bikin Salut, Korban Bencana di Aceh Kompak Menarik Mobil Petugas PLN demi Penerangan Listrik di Wilayahnya