Baca Juga: Masih Ditulis oleh RRT, Roy Suryo Ungkap Perbedaan Perilisan Buku soal Jokowi dan Gibran
Kendati demikian, Fiersa mengaku sang manajer kala itu menepuk pundaknya agar tidak harus berbicara seperti itu.
"Nah ini yang rumit, kalau sampai ngomong atau bertindak kasar dan terekam, kemudian dipotong-potong tanpa konteks di media sosial," sebutnya.
"Takutnya malah disangka abuse of power atau semena-mena terhadap lansia, atau sok kuasa terhadap orang kurang mampu," kata Fiersa.
Oleh karena itu, Fiersa menilai tindakan terbaik adalah bersabar.
"Kalau bapak itu (pelaku) 20 tahun lebih muda mungkin kita kasih salam olahraga dulu," tandasnya. (***)
Artikel Terkait
Mahfud MD Soroti Skandal Korupsi Pagar Laut hingga Whoosh, Nilai Hukum Tajam ke Bawah tapi Tumpul ke Atas
Ungkapan Menohok Influencer DJ Donny di Awal 2026: Nilai Pelempar Bom Molotov ke Rumahnya Masih Amatir, seperti Bocah Kecil
Aksi Teror Terekam CCTV, Sherly Annavita Beri Peringatan Keras untuk Pelempar Telur Busuk di Kediamannya
Lumpur dan Bongkahan Batu Berserakan, Agam Sumatera Barat Diterjang Banjir Lagi
Bikin Salut, Korban Bencana di Aceh Kompak Menarik Mobil Petugas PLN demi Penerangan Listrik di Wilayahnya